Selasa
27 Oktober 2026 | 11 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses di Rumah Aspirasi, Usman Ependi Diwaduli Warga Soal SPMB, LKS, hingga Biaya Seragam

pdip-jatim-251121-reses-usman-mediun

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun, Usman Ependi, melakukan reses di Posko Rumah Aspirasi, Jl. Sidorukun No. 62, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (20/11/2025) malam.

Kegiatan dihadiri sekitar 150 warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Dalam serap aspirasi itu, masyarakat mengeluhkan berbagai persoalan di bidang pendidikan, seperti penerimaan siswa baru, LKS, prestasi anak, hingga biaya seragam.

Menanggapi uneg-uneg masyarakat, Usman menyampaikan bahwa persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP masih menjadi keluhan utama. Pasalnya, banyak siswa tahun lalu gagal masuk melalui jalur zonasi maupun afirmasi sehingga harus bersekolah jauh dari rumah mereka.

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Saya mengimbau para wali murid untuk mendorong anak-anak meningkatkan prestasi sejak dini. Prestasi membuka peluang lebih besar untuk masuk sekolah favorit,” jelas Usman.

Dia menambahkan bahwa prestasi siswa tidak hanya pada bidang akademik seperti cerdas cermat, tetapi juga pada bidang olahraga yang kini makin diminati pelajar. Kedua sektor ini, menurutnya, harus didukung karena dapat menjadi jalur masuk sekolah pada PPDB.

Aspirasi lain yang disampaikan warga adalah terkait ditiadakannya LKS. Usman mengatakan pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan mengevaluasi kebijakan tersebut karena LKS dianggap penting dalam menunjang proses belajar.

Soal keluhan biaya seragam yang ditanggung wali murid, menurut Usman, bahwa saat ini pembiayaan tersebut melibatkan komite sekolah sesuai regulasi nasional. Namun dia memastikan persoalan itu sudah dibahas DPRD bersama Dinas Pendidikan.

“Dalam RDP kemarin, pihak dinas menyampaikan bahwa pada PPDB tahun berikutnya pembiayaan seragam dan fasilitas lain direncanakan tidak lagi dibebankan kepada wali murid. Kami akan mengawal agar kebijakan ini benar-benar terwujud,” tegasnya.

Menurut Usman, seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses ini akan dibawa ke pembahasan internal DPRD sebagai dasar perjuangan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Kota Madiun.

“Komitmen kami jelas: menghadirkan pendidikan yang lebih adil, lebih baik, dan tidak membebani masyarakat,” ujarnya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...