Sabtu
26 September 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Hadirkan Layanan Spesialis di Tiap Puskesmas, Perkuat Akses Kesehatan

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-12112025

BANYUWANGI – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 menjadi momentum Pemkab Banyuwangi memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan dokter spesialis di puskesmas. Ini dilakukan untuk memperkuat akses layanan medis yang komprehensif dari tingkat dasar ke lanjutan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan, kebijakan ini untuk memudahkan mengakses layanan kesehatan. Bagi warga yang membutuhkan layanan dokter spesialis bisa langsung datang ke puskesmas tanpa perlu menempuh jarak jauh ke rumah sakit,

“Dengan kehadiran dokter spesialis di puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat,” ujar Ipuk saat meninjau layanan spesialis di Puskesmas Mojopanggung, pada Rabu (12/11/2025)

“Ini juga memperkuat kesinambungan antara pelayanan dasar dan rujukan,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menambahkan, dokter spesialis yang dihadirkan ke puskesmas, antara lain, dokter spesialis kandungan (Obgyn), jantung, paru, dan rehabilitasi medik secara bergiliran ditugaskan di 26 puskesmas yang ada di Banyuwangi.

“Dengan program ini puskesmas tak lagi hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan dasar, tetapi juga layanan kesehatan komprehensif terhubung dengan rumah sakit daerah,” kata Amir.

Menurutnya, integrasi ini penting untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tidak terputus, baik dari sisi pencegahan, penanganan dini, hingga rujukan lanjutan.

“Puskesmas harus menjadi bagian dari rantai layanan yang utuh, bukan sekadar tempat pengobatan dasar,” jelasnya.

Selain memperkuat layanan medis, Pemkab Banyuwangi juga mendorong Puskesmas agar masyarakat bisa mengakses layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang merupakan program nasional.

Saat ini, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan telah 36 persen warga Banyuwangi menikmati layanan ini, dan pemerintah menargetkan cakupannya mencapai 50 persen di akhir tahun 2025.

Untuk memperluas jangkauan, tenaga kesehatan Banyuwangi aktif melakukan layanan jemput bola di berbagai titik aktivitas warga, seperti Car Free Day (CFD) dan kegiatan komunitas lainnya.

Selain itu, pada peringatan HKN, Pemkab Banyuwangi juga menyalurkan bantuan paket sembako hasil dari ASN Berbagai Belanja di Tanggal Cantik (11/11), kepada pasien tuberkulosis (TBC) serta keluarga bayi yang mengalami stunting. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...