Jumat
21 Agustus 2026 | 4 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kemenkum Jatim Dorong Surabaya Jadi Kota Inovasi dan Pusat Kekayaan Intelektual Nasional

pdip-jatim-251108-kemenkum-audiensi-dgn-eri

SURABAYA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadikan Surabaya sebagai pusat inovasi dan inkubator produk kekayaan intelektual nasional.

Hal tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Wali Kota Surabaya yang digelar di Balai Kota Surabaya, Jumat (7/11/2025).

Audiensi tersebut dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kadiv Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhamad Fikser, Kabid Pelayanan KI Pahlevi Witantra, dan Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Sidharta Praditya Revienda Putra.

Haris Sukamto mengatakan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang aktif mengembangkan produk kekayaan intelektual berbasis inovasi daerah.

“Kota Surabaya memiliki potensi besar menjadi pusat inovasi dan inkubator produk kekayaan intelektual nasional. Kami akan memastikan agar potensi itu terwujud melalui kolaborasi dengan pemerintah kota,” ujar Haris, dikutip dari laman Kemenkum Jatim.

Dia juga menekankan pentingnya percepatan pendaftaran merek kolektif untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di 153 kelurahan se-Surabaya.

“Harapannya, Surabaya bisa menjadi kota pertama di Indonesia yang menyelesaikan pendaftaran merek kolektif KKMP 100 persen, sehingga menjadi model nasional dalam pelindungan kekayaan intelektual berbasis komunitas,” tambahnya.

Haris juga menyinggung pentingnya penyelesaian isu hukum yang berkembang di masyarakat, termasuk polemik Surat Ijo. Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut harus diupayakan secara komprehensif agar tidak berlarut dan dapat memberikan kepastian hukum bagi warga.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Kemenkum Jatim.

Dia memastikan Pemkot Surabaya siap menindaklanjuti arahan tersebut dan memperkuat sinergi untuk melindungi serta memfasilitasi produk kekayaan intelektual di tingkat daerah.

“Kami akan segera menyelesaikan pendaftaran merek kolektif untuk koperasi merah putih, dan bahkan berencana agar setiap UMKM yang mendaftarkan NIB otomatis difasilitasi pendaftaran mereknya. Pemerintah Kota siap mendukung pendanaan agar UMKM Surabaya terlindungi secara hukum,” ujar Eri.

Pertemuan tersebut mencerminkan sinergi strategis antara Kemenkum Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat ekosistem hukum dan perlindungan kekayaan intelektual.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendorong inovasi, memperluas pelindungan hukum bagi pelaku usaha, dan memperkuat daya saing ekonomi berbasis kreativitas lokal. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Puji Hilirisasi Kerajinan Bambu Desa Gintangan yang Mampu Perkuat Ekonomi dari Bawah

BANYUWANGI – Desa Gintangan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Untuk ...
LEGISLATIF

Yudi Perjuangkan Aspirasi Warga Tanggung Direalisasikan melalui APBD 2027

BLITAR – Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Yudi Meira memastikan aspirasi warga Kelurahan Tanggung, Kecamatan ...
OLAHRAGA

Semifinal Soekarno Cup 2026 Hari Ini, Wasit Liga 1 dan VAR Pastikan Laga Berjalan Profesional

SURABAYA – Semifinal Soekarno Cup 2026 digelar hari ini di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, dengan standar ...
SEMENTARA ITU...

Forkopimda Patroli Bersama, Syaifuddin Ajak Arek-arek Suroboyo Jaga Kota Tetap Kondusif

SURABAYA – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya kembali turun bersama melakukan ...
EKSEKUTIF

OJK Apresiasi Sangu Sampah Mas Ipin, Gabungkan Edukasi Lingkungan dan Menabung

OJK mengapresiasi program Sangu Sampah Mas Ipin di Trenggalek yang menggabungkan edukasi lingkungan, pengelolaan ...
HEADLINE

Semifinal-Final Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan VAR

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 meningkatkan standar penyelenggaraan pertandingan dengan menggunakan wasit Liga 1 ...