Kamis
25 Juni 2026 | 5 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tunggakan BPJS Kesehatan Dihapus, Deni: Langkah Nyata Pemerintah Perluas Perlindungan Sosial

Deni Wicaksono
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono.

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono mengapresiasi kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyiapkan anggaran sebesar Rp20 triliun untuk menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Deni menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem jaminan sosial nasional, sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini mengatakan, keputusan tersebut selaras dengan amanat UUD 1945 pasal 28H ayat (1) yang menyatakan hak setiap warga negara untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

“Sebagai partai yang berpihak kepada wong cilik, kami menyambut baik langkah pemerintah ini. Negara harus hadir melindungi rakyat, terutama mereka yang selama ini kesulitan membayar iuran BPJS,” ujar Deni Wicaksono di Surabaya, Jumat (24/10/2025).

Alumnus FISIP Unair Surabaya itu memandang kebijakan penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan sebagai bukti konkret hadirnya negara untuk rakyat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Dengan dihapuskannya tunggakan tersebut, jutaan masyarakat bisa kembali aktif menjadi peserta BPJS Kesehatan dan mendapatkan jaminan layanan medis yang utuh tanpa hambatan administrasi.

“Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk memperluas perlindungan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, masih terdapat jutaan peserta non-aktif akibat menunggak iuran, termasuk di Jawa Timur.

Dengan adanya alokasi Rp20 triliun ini, pemerintah diharapkan mampu mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat rentan, seperti pekerja informal, petani, buruh harian, dan pelaku UMKM.

Jawa Timur termasuk provinsi dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan terbanyak di Indonesia.

Fraksi PDIP DPRD Jatim pun menilai kebijakan penghapusan tunggakan ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit, puskesmas, dan klinik daerah.

Pemprov Jatim diharapkan dapat memperkuat integrasi data kepesertaan dan subsidi daerah, agar manfaat kebijakan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Selain mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat, anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim ini juga menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan ketat terhadap penyaluran dana Rp20 triliun tersebut.

“Pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab moral serta politik untuk memastikan dana ini benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” tegas Deni.

PDIP menilai, pengawasan ketat diperlukan agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran, sekaligus untuk memastikan keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional di masa mendatang.

Oleh karenanya, kata Deni, Pemprov Jatim bersama Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan Jatim segera melakukan pendataan ulang peserta non-aktif agar penerima manfaat penghapusan tunggakan tepat sasaran.

Selain itu, optimalisasi anggaran kesehatan daerah agar kebijakan pusat sejalan dengan perluasan Universal Health Coverage (UHC) di tingkat daerah.

“Pengawalan legislatif daerah melalui pembahasan APBD 2026 agar sinergi kebijakan pusat dan daerah di sektor kesehatan terus berkelanjutan,” bebernya.

Fraksi PDIP, imbuhnya, juga menyoroti kondisi rumah sakit di Jawa Timur yang mengalami tekanan finansial akibat persoalan pembayaran klaim BPJS.

Sebanyak 439 rumah sakit anggota Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jawa Timur dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp500 miliar sepanjang tahun 2024 akibat 12.000 kasus pending claim atau sengketa klaim dengan BPJS Kesehatan.

Akibatnya, biaya pelayanan yang telah dilakukan rumah sakit tidak bisa dibayarkan, sehingga mengganggu stabilitas keuangan fasilitas kesehatan.

“Kami terus mengawal kebijakan pro-rakyat ini agar setiap warga negara memperoleh hak kesehatan secara adil dan bermartabat,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

25 Tahun Mengabdi di Pelosok, Bidan Sunarti dapat Apresiasi dari DPC Ngawi

NGAWI – Tiga bidan di Kabupaten Ngawi mendapatkan penghargaan dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi dalam rangka ...
KRONIK

Diana Sasa ke 1.500 Wisudawan Unesa: Ijazah dan IPK Saja Tak Cukup Hadapi Dunia Kerja

Anggota DPRD Jatim sekaligus alumnus Unesa, Diana Sasa, mengingatkan 1.500 wisudawan Unesa agar tidak hanya ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Kantor PDIP Kabupaten Malang Menjelma Ruang Zikir untuk Bung Karno dan Negeri

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menggelar Tawasulan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Lautan Doa” untuk ...
KRONIK

Bupati Ipuk Apresiasi Kemah Akbar “Cinta Alam Indonesia” LDII Banyuwangi

BANYUWANGI – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Ajak Bonek Salurkan Keberanian untuk Jaga dan Bangun Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak Bonek menyalurkan keberanian dan loyalitas menjadi energi positif ...
KRONIK

MH Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Guru Ngaji

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, ...