Sabtu
12 September 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jatim Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional, Deni Wicaksono: Momentum Benahi Sistem Ketenagakerjaan

pdip-jatim-251017-ilustrasi-bendera-marsinah

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendukung penuh usulan agar Marsinah, aktivis buruh perempuan yang atas kegigihannya memperjuangkan nasib kaum pekerja hingga kehilangan nyawanya, diberi gelar pahlawan nasional.

“Perjuangan Marsinah bukan sekadar catatan sejarah, tapi juga teladan perjuangan terhadap ketidakadilan struktural yang masih membelit kaum buruh hingga kini,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono, Jumat (17/10/2025).

Karena itu, DPRD Jatim memberikan dukungan penuh pada pengusulan Marsinah sebagai pahlawan nasional. Menurut Deni, penghargaan itu akan sangat berarti bagi kaum buruh yang selama ini terus memperjuangkan hak-hak mereka untuk hidup layak.

“Teladan Marsinah sekaligus juga menyimbolkan perjuangan kesetaraan kaum perempuan dalam ruang publik, khususnya di dunia kerja,” ujar legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Marsinah adalah buruh perempuan yang berani memperjuangkan hak-hak kaumnya. Pada 8 Mei 1993, dia ditemukan tak bernyawa di sebuah hutan di Dusun Jegong, Wilangan, Nganjuk. Tubuhnya penuh lebam.

Dia diduga menjadi korban penculikan dan penyiksaan. Saat itu, Marsinah sedang berhadapan dengan manajemen tempatnya bekerja di Sidoarjo terkait hak-hak karyawan.

Marsinah yang lahir pada 10 April 1969 itu menghilang dari tempat kerjanya sejak 5 Mei 1993 atau tiga hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Peristiwa itu menarik perhatian nasional dan internasional.

Meski sudah lebih dari tiga dekade Marsinah wafat, kata Deni Wicaksono, cita-cita perjuangannya akan terus hidup di antara mesin-mesin pabrik dan keringat kaum pekerja.

“Penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Marsinah akan memperkuat kesadaran dan solidaritas publik untuk memperjuangkan hak-hak kaum pekerja,” papar Deni.

Wacana untuk menggelari Marsinah pahlawan nasional itu sudah berjalan beberapa tahun terakhir. Pemkab Nganjuk di bawah kepemimpinan Bupati Marhaen Djumadi mewacanakan pengusulan tersebut pada 2022. Data dan dokumen telah dikumpulkan.

Beberapa kelompok buruh mendukung langkah Bupati Marhaen dan mengusulkan hal yang sama. Pada 1 Mei 2025, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukungannya terhadap usul tersebut.

Terkait upaya tersebut, Pemkab Nganjuk membentuk tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD).

Mereka bertugas meneliti dan mengkaji usulan gelar pahlawan nasional sebelum diajukan ke tingkat yang lebih tinggi. Yaitu ke Pemprov Jatim dan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Sidang TP2GD Nganjuk dan TP2GD Jatim telah dilakukan, diiringi dengan seminar daerah dan seminar nasional yang membahas usulan tersebut. Semua dokumen persyaratan, seperti naskah akademik dan berbagai pemberitaan terkait Marsinah, telah diserahkan ke pemerintah.

Deni berharap momentum pengusulan Marsinah sebagai pahlawan nasional menjadi pendorong bagi jajaran eksekutif dan legislatif Jatim untuk semakin peduli pada kualitas hidup para pekerja.

“Penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Marsinah bukan akhir dari perjuangan, melainkan suntikan semangat baru untuk pembenahan struktural dan sistemik dalam dunia ketenagakerjaan kita,” sebut Deni.

Hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian utama, imbuhnya, adalah kesejahteraan, jaminan sosial, kesehatan dan keselamatan kerja.

“Yang tidak kalah penting disorot adalah lemahnya posisi tawar kaum pekerja terhadap perusahaan besar,” tandas alumnus Universitas Airlangga tersebut. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...