Kamis
10 September 2026 | 5 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sebut Tayangan Xpose Uncensored Trans-7 Fitnah, Said Abdullah Dukung Pesantren Tempuh Jalur Hukum

pdip-jatim-240725-said

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung adanya langkah hukum terkait tayangan program Xpose Uncensored oleh Trans7.

Politisi yang dibesarkan di pesantren itu juga minta semua pihak untuk tidak memviralkan tayangan yang melecehkan kiai dan pesantren tersebut melalui media sosial.

Said mengatakan, jauh sebelum dikenal sekolah modern seperti saat ini, sejak dahulu pesantren menjadi tumpuan umat menggali ilmu kepada para kiai, para ulama.

Menurutnya, ada banyak ilmu yang diajarkan oleh kiai di pesantren. Tidak hanya pendidikan agama, tetapi juga tentang pertanian, tentang alam, bahkan ilmu bela diri.

“Para kiai tidak membeda-bedakan asal usul santri yang sebagian santri berasal dari keluarga tidak mampu. Selama mondok, para santri tidak mampu itu seluruh kebutuhan hidupnya ditanggung kiai,” kata Said Abdullah, Rabu (15/10/2025).

Sementara bagi wali santri yang mampu biasanya memberikan sumbangan yang tidak dipatok khusus, sesuai keikhlasannya. “Dan oleh kiai, sumbangan itu dikembalikan lagi untuk membiayai pendidikan di pesantrennya,” jelasnya.

Relasi kiai, santri dan orangtua santri, papar Said, lebih dari sekadar relasi hubungan pendidik dan yang dididik. Atau sekadar relasi ekonomi seperti kebanyakan di sekolah sekolah umum. Namun relasinya telah menjelma menjadi kekerabatan berskala besar.

Karena itulah, sambung Ketua Banggar DPR RI tersebut, para kiai memiliki pengaruh dan ketokohan, sebab perannya yang begitu besar dalam membimbing umat.

Sedihnya, tambah Said, keswadayaan para kiai membangun pesantren, bahkan tanpa bantuan pemerintah sekalipun, mereka tetap teguh mengembangkan pendidikan, mendidik akhlak umat.

“Namun kita menyaksikan dengan mudahnya para kiai dan pesantren disudutkan, dilecehkan oleh tayangan di televisi nasional yang tidak mendidik,” ujarnya.

“Sebuah tayangan yang menyudutkan kiai seolah-olah pengemis, pesantren seolah-olah mempekerjakan santrinya, suatu insinuasi yang sangat negatif, berkebalikan dengan fakta sesungguhnya,” imbuh Said.

Untuk itu, sebagai bagian dari kalangan yang dibesarkan di pesantren di Sumenep, Madura, Said Abdullah menyampaikan beberapa hal:

1. Mendukung langkah PBNU untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan pelecehan dan tayangan yang menimbulkan fitnah kepada kiai dan pesantren.

2. Meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk lebih antisipatif terhadap munculnya tayangan yang berkonten SARA, tayangan fitnah, dan insinuasi negatif antar kelompok. Serta melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang ada di Undang Undang Penyiaran.

3. Meminta semua pihak untuk tidak semakin memviralkan tayangan yang melecehkan kiai dan pesantren tersebut melalui media sosial sebab akan semakin memperluas distribusi tayangan negatif tersebut.

4. Mendukung para pengurus pesantren dan santri untuk melakukan penyampaian aspirasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam tayangan Xpose Uncensored di Trans 7 tersebut dengan cara cara damai, dan kita tunjukkan akhlaqul karimah hasil didikan pesantren.

5. Meminta kepada seluruh pengelola media, khususnya stasiun televisi untuk lebih mengedepankan tayangan yang berkonten pendidikan ketimbang sekadar tontonan dan rating, tetapi tidak mendidik, bahkan berpotensi memecah belah, berbau SARA, dan menimbulkan fitnah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...
KRONIK

Pelantikan GOW Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Perempuan Lebih Berdaya dan Mandiri

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong kaum perempuan lebih berdaya dan mandiri. Hal itu ...
HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...