Minggu
19 April 2026 | 10 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peresmian Rumah Kebangsaan Mahasiswa Cipayung Plus, Bupati Ipuk: Tempat Melahirkan Ide dan Solusi

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-15102025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak mahasiswa Cipayung Plus menjadikan Rumah Kebangsaan sebagai wadah melahirkan gagasan solutif bagi kemajuan daerah.

Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi merupakan wadah lintas organisasi mahasiswa. Ada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

“Gunakan tempat ini untuk melahirkan ide dan solusi atas berbagai persoalan Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk saat hadir dalam acara tasyakuran dan peresmian Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi di Jalan Ikan Putihan, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, pada Senin (13/10/2025).

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kompak hadir. Mulai Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, dan Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso.

Ipuk mengatakan, generasi muda berperan besar dalam menciptakan perubahan. Karena itu, setiap gagasan harus diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan. Mulai sosial, teknologi, dan ekonomi di Banyuwangi.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap agar sinergi mahasiswa dan pemerintah terus terjaga demi masa depan Banyuwangi yang lebih baik.

“Insya Allah, kalau semua berjalan bersama, ide dari anak muda bisa jadi kekuatan besar untuk kemajuan Banyuwangi,” jelas Ipuk.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, turut menyampaikan apresiasi atas pembentukan Rumah Kebangsaan. Ia menilai, tempat ini menjadi simbol sinergi mahasiswa, pemerintah dan aparat keamanan di daerah.

Rama juga mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di Banyuwangi dan berkontribusi untuk pembangunan daerah.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Apa pun aspirasi yang sifatnya membangun, akan kami dukung,” ujarnya.

Koordinator Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Banyuwangi, Muhammad Haddad Alwi Nasyafiallah, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya rumah kebangsaan satu-satunya di Jatim di tingkat kabupaten tersebut.

Ia dan seluruh gabungan mahasiswa Cipayung Plus berkomitmen siap berpartisipasi aktif bersama pemerintah dan Forkopimda menjaga keharmonisan serta keutuhan Banyuwangi.

“Rumah ini menjadi wadah silaturahmi dan kolaborasi. Dari sini kami ingin melahirkan gagasan untuk kemajuan daerah,” ujar Nasya yang juga Ketua PC PMII Banyuwangi ini.

Nasya turut bangga melihat seluruh jajaran Forkopimda hadir lengkap dalam peresmian tersebut.

“Kami selalu mendoakan, semoga keharmonisan dan kekompakan yang sudah terbangun ini bisa terus berumur panjang,” harapnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...