SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menerima kunjungan audiensi puluhan mahasiswa program studi Sosiologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jumat (4/10/2025).
Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Yordan M. Bataragoa menyatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan para mahasiswa yang ingin memahami secara langsung kerja-kerja partai politik, sikap politik terhadap berbagai isu sosial, serta strategi dalam merespons aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan muda.
“Teman-teman mahasiswa S1 Sosiologi ini datang ke kantor DPD sebagai bagian dari program kampusnya untuk mengetahui bagaimana partai politik, dalam hal ini PDI Perjuangan, bekerja serta merespons isu-isu sosial dan kebangsaan yang berkembang,” jelas Yordan.
Dalam dialog tersebut, para mahasiswa menyoroti sejumlah isu aktual yang menjadi perhatian publik, seperti penggunaan lampu strobo yang dinilai mengganggu kenyamanan di jalan raya.

Mereka juga mempertanyakan posisi PDI Perjuangan terhadap berbagai isu keumatan, serta kebijakan-kebijakan yang dianggap bersifat profan di tengah masyarakat.
Yordan menegaskan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai ideologis selalu berupaya memberikan respons yang seimbang dan konstruktif terhadap berbagai isu.
Menurutnya, dialog seperti ini sangat penting agar generasi muda tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga terlibat aktif dalam proses politik.
“Kami ingin membuka ruang selebar-lebarnya bagi anak-anak muda untuk bergabung, membina gerakan kerelawanan melalui program-program seperti Taruna Merah Putih, Repdem, serta pelatihan kepemudaan,” ujarnya.

“Kami juga siap memfasilitasi seminar, workshop, forum diskusi, maupun FGD yang melibatkan anak muda,” sambung politisi yang juga anggota DPRD Jatim tersebut.
Para mahasiswa juga menyampaikan harapannya agar PDI Perjuangan dapat menjadi pelopor dalam menjembatani keterlibatan generasi muda dalam dunia politik.
Mereka melihat semangat dan konsistensi PDI Perjuangan dalam menyiapkan kader-kader bangsa sebagai langkah penting dalam menyongsong masa depan Indonesia.
“Partai politik harus mampu menjangkau generasi muda dan membawa mereka lebih dekat ke dunia politik,” ujar seorang mahasiswa peserta audiensi.

“Kami melihat PDI Perjuangan memiliki semangat itu, dan kami harap ke depan semakin terbuka ruang bagi kami untuk terlibat,” sambung dia.
Yordan pun menegaskan bahwa partainya akan terus mendorong kaderisasi dan pendidikan politik bagi kalangan muda.
Dia menilai masa depan bangsa sangat bergantung pada seberapa baik generasi muda dipersiapkan untuk memegang estafet kepemimpinan.
“Mempersiapkan anak muda hari ini berarti menyiapkan pemimpin bangsa di masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya jadi penonton, tetapi pelaku perubahan,” pungkasnya. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










