Rabu
30 September 2026 | 4 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Membersamai Petani, Yudha Harap Teknologi Dapat Mendongkrak Produktivitas

PDIP-Jatim-Yudha-Tulungagung-30092025

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Yudha Sawung Permadhi, menghadiri panen bersama di persawahan Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, pada Sabtu (27/9/2025).

Kunjungan itu sekaligus untuk memperingati Hari Tani Nasional 2025 sesuai tema yang diusung DPP PDI Perjuangan, yaitu “Turun ke Sawah Menyapa Petani, Bumi Lestari Petani Berdikari” dan sub tema “Kembali ke Sawah, Menyemai Masa Depan.”

“Membersamai petani ini tidak hanya dalam rangka Hari Tani Nasional, namun kita lakukan setiap saat,” ujar Yudha.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kauman ini menambahkan, dengan membersamai petani maka bisa mengetahui permasalahan yang dihadapi petani. Sehingga bisa bersama-sama dan bergotong royong mewujudkan kesejahteraan melalui bulir padi dan hasil panen yang ditanam para petani.

“Bung Karno menyebut bahwa petani merupakan Penyangga Tatanan Negara Indonesia, yang akan menyokong kebutuhan pangan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Yudha menegaskan, dengan pertanian yang maju maka Indonesia ke depan akan mampu mewujudkan swasembada pangan, dan berdiri kokoh di atas kaki sendiri tanpa bergantung pada impor.

Selain itu, adanya teknologi pertanian yang maju diharapkan mampu menarik minat generasi milenial dan gen Z untuk menjadi petani modern di tengah jumlah petani yang semakin berkurang.

“Saya berharap adanya teknologi perbaikan yang maju mampu mendongkrak produktivitas pertanian di Kabupaten Tulungagung,” terangnya.

Dalam kegiatan panen bersama, Yudha juga menggelar diskusi dan menyerap sejumlah aspirasi serta keluhan dari para petani, di antaranya, ketersediaan pupuk, keterbatasan alsintan, hingga harga jual paska panen.

Menurut Yudha, hasil panen petani Desa Dukuh tahun ini cukup baik dengan luas lahan 150 ru, mampu menghasilkan sekira 1,7 ton padi basah dengan harga rata-rata di atas Rp7 ribu per kilogram.

Meski demikian, area persawahan Desa Dukuh sempat diserang hama wereng dan mengharuskan petani melakukan penanggulangan dengan membeli obat 2 hari sekali.

“Saya berkomitmen untuk selalu membersamai dan memperjuangan aspirasi petani sehingga para petani bisa mendapat perhatian lebih di tingkat daerah maupun nasional,” pungkasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...
LEGISLATIF

Rencana Kementerian Haji dan Umrah Mengaudit Forensik BPKH, Abidin Fikri Setuju dengan Catatan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri meminta pemerintah, khususnya ...
KRONIK

Tiga Pilar Cup Ngawi; Sepakbola Lintas Profesi, Lariskan UMKM

NGAWI – Setiap sore, suasana di Lapangan Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi ramai oleh pertandingan sepak bola dan ...
LEGISLATIF

Pemkot-DPRD Surabaya Sepakat Desil Bukan Patokan Mutlak Penyaluran Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Surabaya sepakat tidak menjadikan klasifikasi desil dalam data ...