Jumat
18 September 2026 | 10 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Basis UMKM di Jatim, Erma Harap Tulungagung Bisa Serap Program Prokesra Lebih Banyak

PDIP-Jatim-Erma-Susanti-21092025.

TULUNGAGUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggelontorkan Rp300 miliar dari APBD 2025 untuk modal usaha PT BPR Jatim atau Bank UMKM Jatim.

Anggaran yang disahkan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) itu didistribusikan kepada pelaku UMKM di Jawa Timur melalui Program Kredit Sejahtera (prokesra) Bank UMKM Jatim.

“PAK 2025 Pemprov Jatim menggelontorkan modal kerja di Bank UMKM agar bisa mendistribusikan prokesra kepada lebih banyak UMKM,” ujar anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim, Erma Susanti, Minggu (21/9/2025).

Untuk mengawal program tersebut, Erma bersama Bank UMKM Jatim melaksanakan kegiatan sosialisasi akses permodalan kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Tulungagung.

Menurutnya, Pemprov Jatim menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 sebesar 6 persen. Untuk mewujudkan target maka penguatan UMKM harus dilakukan.

“UMKM ini menyerap tenaga kerja paling banyak, maka penguatan UMKM bisa menjadi jalan keluar untuk menyerap PHK,” jelasnya.

Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini menambahkan, terjadinya inflasi beras akan mempengaruhi kebutuhan pokok lainnya, apalagi survei terkait daya beli masyarakat menengah juga menurun.

Untuk mengembalikan kondisi itu, sektor UMKM menjadi penyangga utamanya. Sehingga penguatan UMKM menjadi sebuah keharusan.

“Prokesra ini digulirkan sejak 2022 dengan subsidi bunga 9,5 persen. Pelaku UMKM yang menyerap program ini beban bunganya 3 persen per tahun,” ungkapnya.

Erma juga menegaskan, peningkatan produksi adalah salah satu cara untuk melawan perang dagang dari Donald Trump.

Di sisi lain, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang besar. Potensi pasar ini jangan sampai direbut oleh negara lain yang juga terkena dampak dari perang dagang.

“Yang harus kita lakukan adalah meningkatkan produksi di sektor UMKM dengan harapan UMKM bisa survive dan berkembang di tengah tantangan situasi krisis global,” tegasnya.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Tulungagung, sebut Erma, didominasi oleh pengolahan, sehingga sektor riilnya adalah UMKM. Ia berharap, Kabupaten Tulungagung bisa menyerap Prokesra Bank UMKM Jatim lebih banyak.

“Saya intens melakukan sosialisasi di kecamatan-kecamatan agar pelaku UMKM bisa menyerap program prokesra. Saya juga terus mengawal sampai akhir 2025 agar program ini bisa terserap semua,” tandasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...
EKSEKUTIF

Lindungi Peternak Blitar, Rijanto Gandeng Pemkab Sumenep

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka peluang penguatan pasokan dan ...
LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Ingatkan Anggaran Rp25 M Jalan Kepanjen-Pagak Tak Sekadar Kejar Serapan  

SURABAYA – Anggaran sekitar Rp25 miliar untuk penanganan ruas jalan Kepanjen-Pagak, Kabupaten Malang, mendapat ...
HEADLINE

Asa Beli Sepatu Bocah Duafa Merekah di Konsolidasi PDIP Situbondo

SITUBONDO – Berbagi keberkahan dilakukan sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur saat menggelar konsolidasi ...