SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menegaskan pentingnya jaringan kerja sama dan kemitraan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal ini dia sampaikan dalam agenda Pengembangan Jaringan Kerja Sama dan Kemitraan Produk UKM yang digelar di Kabupaten Tulungagung.
Menurut Erma, di tengah persaingan global yang semakin ketat, keberhasilan UKM tidak bisa hanya ditentukan kualitas produk semata. Ada faktor lain yang sangat penting, yaitu jejaring kemitraan yang saling mendukung.
“Dalam era persaingan yang semakin ketat, kunci keberhasilan UMKM bukan hanya pada produk yang berkualitas, tapi juga pada jaringan kerja sama dan kemitraan yang kuat,” ungkap Erma Susanti, Senin (25/8/2025).
Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur tersebut menjelaskan, melalui kolaborasi dan jejaring yang solid, para pelaku UKM akan mendapat banyak manfaat. Di antaranya memperluas pasar dan jaringan distribusi, meningkatkan inovasi serta daya saing, hingga berbagi pengalaman, ilmu, dan peluang bisnis.
“Melalui kolaborasi, UKM bisa memperluas pasar dan jaringan distribusi, meningkatkan inovasi dan daya saing, serta berbagi pengalaman, ilmu, dan peluang bisnis,” lanjut Erma.
Erma menekankan bahwa kemitraan bukan sekadar hubungan transaksi ekonomi, melainkan sebuah upaya saling mendukung untuk tumbuh bersama. Dengan semangat kebersamaan inilah, ia percaya UKM mampu menjadi salah satu motor penggerak kemandirian ekonomi bangsa.
“Kemitraan bukan hanya tentang transaksi, tetapi tentang saling mendukung untuk tumbuh bersama. Saat UKM saling bergandengan tangan, maka peluang menuju kemandirian ekonomi nasional akan semakin nyata,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Erma juga mengajak seluruh pelaku UKM di Jawa Timur, khususnya di Tulungagung, untuk terus memperkuat sinergi.
Dia menegaskan bahwa kemandirian dan keberlanjutan usaha bisa diwujudkan jika pelaku UKM tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membangun jejaring yang kokoh.
“Mari kita bangun jejaring, ciptakan sinergi, dan wujudkan UKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










