Sabtu
03 Oktober 2026 | 9 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Siapkan Rp 7 Miliar untuk Insentif Guru Non Sertifikasi

IMG-20250821-WA0003_copy_622x405

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengalokasikan anggaran tahun 2025 insentif senilai Rp 7 miliar bagi guru Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI PGRI) yang non-sertifikasi.

Hal itu disampaikan Gus Yani saat menghadiri acara peringatan HUT ke 75 IGTKI PGRI di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jl Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Gresik, Rabu (20/8/2025).

Bupati yang diusung PDI Perjuangan menyebut, alokasi anggaran insentif itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap guru sebagai ujung tombak pendidikan.

“Tadi Kadispendik (Kepala Dinas Pendidikan) Pak Hariyanto sudah ngomong ke saya bahwa tahun 2025 ini, terdapat anggaran 7 miliar yang kita anggarkan untuk insentif guru IGTKI non sertifikasi. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan guru,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga menyampaikan usulannya untuk terus menaikkan insentif para guru non sertifikasi setiap dua tahun sekali. Ia menilai guru TK, maupun PAUD benar benar punya peranan lebih dalam mengendalikan anak didiknya.

“Guru juga menjadikan sekolah rumah kedua yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak anak. Dua tahun sekali dinaikkan tapi dengan melihat kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.

Di tempat sama, Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Gresik Ma’rifah menambahkan, HUT IGTKI PGRI ke 75 mengusung tema “Guru TK bermartabat anak Indonesia hebat mendukung wajib belajar 13 tahun dimulai dari TK”. Ini merupakan wadah penting dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi menciptakan generasi cerdas, inovatif dan berakhlak.

“IGTKI PGRI mendukung penuh wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Selain itu, untuk mengangkat kearifan lokal budaya Gresik akan ada tari sinopsis siwalan nan indah yang akan dibawakan oleh 1.000 guru TK se Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Peringatan HUT kali ini menjadi ajang silaturahmi ribuan guru sekaligus penegasan peran IGTKI PGRI sebagai wadah perjuangan guru TK di tengah arus perubahan pendidikan. Dukungan kebijakan daerah, insentif, dan penguatan tradisi lokal menjadi rangkaian pesan utama dari peringatan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Gresik dr. Shinta Puspitasari, Kepala Dinas Pendidikan Gresik, S. Hariyanto, Kepala Diskominfo Johar Gunawan, Ketua PGRI Gresik Bery Avita Prasetya, Kepala IGTKI PGRI Provinsi Jatim Muji Dwi Sriwilujeng, pendiri dan penanggungjawab Ceria Bocah Indonesia Agus Sukarno serta guru taman kanak-kanak se Kabupaten Gresik. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pengaturan Jam Operasional Pasar Tanjung Jember, Widarto: Ini Sudah Bijaksana

JEMBER – Polemik penataan Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, untuk sementara menemukan jalan tengah. Pemerintah ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta RT/RW Data Warga yang Desilnya Tak Sesuai Kondisi Riil

SURABAYA – Keluhan warga terkait ketidaksesuaian data desil kesejahteraan kembali muncul dalam reses Anggota DPRD ...
KRONIK

Mahasiswa Ramai-Ramai Datangi DPRD Jember, Candra: Jangan Antipolitik

JEMBER – DPRD Jember didatangi sejumlah kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sepanjang pekan ini. ...
KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...