Rabu
04 November 2026 | 11 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Beber Sejarah Kemerdekaan Indonesia, Erma: Kekuatan Kita Persatuan dan Kedaulatan Rakyat

PDIP-Jatim-Erma-Susanti-19082025

TULUNGAGUNG – Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, membeberkan sejarah perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, 80 tahun yang lalu di jalan Pegangsaan Timur no. 56 Jakarta, Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta atas nama seluruh bangsa Indonesia dengan penuh keberanian dan keteguhan hati memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa monumental tersebut merupakan puncak dari perjalanan panjang bangsa Indonesia.

“Upacara pengibaran bendera Merah Putih merupakan tanda cinta Tanah Air dan penghormatan kepada para pahlawan bangsa,” ujar Erma.

Hal itu disampaikan saat menjadi pembina upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI bersama seluruh pengurus PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung di Desa Bono, Kecamatan Boyolangu. Minggu (17/8/2025).

Ia menambahkan, kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah yang diberikan oleh penjajah, melainkan hasil dari perjuangan panjang, pengorbanan tanpa pamrih, serta tekad bulat para pahlawan bangsa.

“Kemerdekaan yang kita nikmati pada hari ini adalah amanat sejarah dan titipan suci dari para pahlawan bangsa,” jelasnya.

Anggota DPRD Provinsi Jatim ini menjelaskan, kemerdekaan adalah jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita luhur sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD tahun 1945. Yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

“80 tahun Indonesia berdiri sebagai bangsa merdeka, bukanlah perjalanan yang singkat dan mudah. Kita telah melewati berbagai ujian sejarah, penjajahan, pemberontakan, krisis ekonomi, bencana alam, hingga tantangan globalisasi yang kompleks,” jelasnya.

Meski demikian, bangsa Indonesia tetap bertahan, bahkan terus bergerak maju karena memiliki pondasi yang kokoh. Yaitu Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, serta Bhineka Tunggal Ika sebagai perekat kebangsaan.

Erma juga mengungkapkan, tema peringatan Hari Kemerdekan Indonesia 2025, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, mengingatkan kita pada kekuatan bangsa terletak pada persatuan. Kedaulatan hanya dapat dijaga dengan keteguhan, dan kemajuan Indonesia hanya dapat dicapai apabila rakyat Indonesia hidup sejahtera.

“80 tahun kita berdiri tegak sebagai bangsa yang dipersatukan oleh bahasa Indonesia dan Pancasila. Kekuatan kita adalah persatuan dan kedaulatan rakyat,” tandasnya. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Rumah Warga Rusak Diterjang Angin, PDIP dan Pemkab Bondowoso Gerak Cepat Bangun Kembali

BONDOWOSO – Rumah Ridwan, seorang warga RT 12 RW 05, Desa Badean, Kecamatan Bondowoso, rusak diterjang angin ...
LEGISLATIF

Damkar Sulit Masuk Gang Sempit, Sony Usulkan Pengadaan Armada Kecil di Kota Malang

MALANG – Sulitnya akses mobil pemadam kebakaran (damkar) ke kawasan permukiman padat penduduk menjadi perhatian ...
KRONIK

Izin TPA Mrican Terbit, Agung Dorong Pemilahan Sampah dari Tingkat RT

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya mengantongi izin penggunaan kawasan hutan milik Perum ...
KRONIK

Stadion Ketonggo Ngawi Siap Antar Persinga Ikuti Liga 3, Tinggal Pasang CCTV

NGAWI – Stadion Ketonggo Kabupaten Ngawi terus dipersiapkan menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara ...
LEGISLATIF

Pilkades Serentak Jombang 2027 Diikuti 286 Desa, Komisi A DPRD Kawal Anggaran dan Regulasi

JOMBANG – Sebanyak 286 desa di Kabupaten Jombang direncanakan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak ...
KRONIK

Agus Wicaksono Buka KLIK DALAK di Lumajang, Tegaskan Investasi Harus Berdampak bagi Masyarakat

LUMAJANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, secara resmi membuka kegiatan Klinik ...