Kamis
18 Juni 2026 | 1 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Budi Susila Jaya Gelar Aksi Resik-resik Pasar Kesamben Pasca Terbakar

pdip jatim 250808 eks pasar kesamben

BLITAR – Tergerak dengan kondisi Pasar Kesamben yang memprihatinkan pasca terbakar pada Minggu (27/11/2022) silam,
anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Budi Susila Jaya melakukan aksi resik-resik Pasar Kesamben.

Aksi sukarela itu dilakukan Budi
gotong royong bersama sejumlah elemen masyarakat, termasuk paguyuban pedagang dan komunitas PHBN.

Dengan menggunakan dua alat berat excavator, aksi resik- resik itu mulai dilakukan sejak dua hari lalu. Area yang dibersihkan diperkirakan mencapai 7.000 meter persegi.

Budi mengatakan aksi resik- resik Pasar Kesamben dia lakukan sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali fungsi pasar dan roda ekonomi rakyat.

“Aksi resik-resik material Pasar Kesamben ini awalnya didasari dari rasa prihatin dengan kondisi pasar saat ini. Di mana lahan eks pasar yang terbakar tersebut mulai dipenuhi dengan tumpukan sampah. Melihat kondisi demikian hati saya pun tergerak dan timbul ide untuk melakukan aksi bersih- bersih Pasar Kesamben,” ungkap Budi pada tim media ini, Jumat (8/8/2025).

“Untuk itu saya sengaja berkolaborasi dengan Mas Didik, owner dari Lapis Kukus Balitar dan menggandeng teman-teman dari paguyuban Pasar Kesamben dan PHBN untuk melakukan kegiatan bersih-bersih ini. Karena momennya juga bertepatan dengan bulan kemerdekaan, jadi pas untuk membangkitkan semangat kebersamaan,” imbuhnya.

Menurutnya, pasca kebakaran kondisi Pasar Kesamben sangat memprihatinkan. Lahan yang kosong telah ditumbuhi semak belukar dan tanaman liar.

Bahkan tidak sedikit pula area bekas kebakaran sudah dipenuhi oleh sampah dan didirikan pos-pos informal yang mengganggu estetika dan kebersihan lingkungan sekitar.

“Selama ini setelah kebakaran itu, kawasan ini seperti mati. Padahal kalau ditata dengan baik, bisa dimanfaatkan kembali untuk kegiatan yang produktif,” ujar Budi.

Dia pun mengungkapkan bahwa inisiatif kegiatan ini murni dari dirinya sendiri, bahkan aksi resik-resik Pasar Kesamben ini dia danai sendiri bersama dengan owner Lapis Kukus Balitar dan tidak menggunakan dana atau bantuan dari pemerintah.

“Dana operasional untuk mendukung kegiatan ini murni diambilkan dari kantong pribadi dan bukan bantuan dari pemerintah, karena kami sangat peduli dengan nasib pasar Kesamben,” tandasnya.

Budi menjelaskan, aksi bersih- bersih Pasar Kesamben ini ditargetkan rampung pada lima hari ke depan. Rencananya lahan yang telah dikosongkan akan dijadikan sebagai tempat kegiatan untuk memeriahkan bulan Agustus ini.

Beragam kegiatan tersebut diharapkan dapat membangkitkan kembali pasar sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Agenda tersebut, tambah Budi, akan dikemas dalam bentuk event pasar malam yang digelar pada tanggal 26 dan 27 Agustus mendatang, serta lomba-lomba yang melibatkan anak-anak dan masyarakat setempat.

“Setelah bersih, kami akan hadirkan pasar malam lengkap dengan wahana permainan anak-anak. Tujuannya agar masyarakat kembali datang dan pasar ini tidak sepi lagi,” kata Budi.

Puncaknya, akan digelar lomba mewarnai tingkat kecamatan dengan tema kemerdekaan. Acara ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan di kalangan anak-anak.

Materi lomba mencakup simbol-simbol negara seperti Garuda Pancasila, Bung Karno, dan suasana perjuangan.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan sosok pahlawan dan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Supaya mereka tumbuh menghargai sejarah dan jasa-jasa pahlawan,” tegasnya.

Tidak hanya berhenti di situ, Budi juga menyiapkan agenda kesenian tradisional seperti pertunjukan jaranan, reog, serta live music yang akan digelar secara gratis pada 27 Agustus sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Diharapkan, suasana perayaan ini menjadi titik awal pemulihan bagi para pedagang yang selama ini kehilangan tempat usaha.

“Ini bentuk kecil dari usaha kami membangkitkan Pasar Kesamben. Setelah kegiatan ini selesai, kami serahkan kembali kepada pihak pasar dan paguyuban untuk dikelola. Silakan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” tutup Budi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...