Sabtu
02 Mei 2026 | 1 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Budi Susila Jaya Gelar Aksi Resik-resik Pasar Kesamben Pasca Terbakar

pdip jatim 250808 eks pasar kesamben

BLITAR – Tergerak dengan kondisi Pasar Kesamben yang memprihatinkan pasca terbakar pada Minggu (27/11/2022) silam,
anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Budi Susila Jaya melakukan aksi resik-resik Pasar Kesamben.

Aksi sukarela itu dilakukan Budi
gotong royong bersama sejumlah elemen masyarakat, termasuk paguyuban pedagang dan komunitas PHBN.

Dengan menggunakan dua alat berat excavator, aksi resik- resik itu mulai dilakukan sejak dua hari lalu. Area yang dibersihkan diperkirakan mencapai 7.000 meter persegi.

Budi mengatakan aksi resik- resik Pasar Kesamben dia lakukan sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali fungsi pasar dan roda ekonomi rakyat.

“Aksi resik-resik material Pasar Kesamben ini awalnya didasari dari rasa prihatin dengan kondisi pasar saat ini. Di mana lahan eks pasar yang terbakar tersebut mulai dipenuhi dengan tumpukan sampah. Melihat kondisi demikian hati saya pun tergerak dan timbul ide untuk melakukan aksi bersih- bersih Pasar Kesamben,” ungkap Budi pada tim media ini, Jumat (8/8/2025).

“Untuk itu saya sengaja berkolaborasi dengan Mas Didik, owner dari Lapis Kukus Balitar dan menggandeng teman-teman dari paguyuban Pasar Kesamben dan PHBN untuk melakukan kegiatan bersih-bersih ini. Karena momennya juga bertepatan dengan bulan kemerdekaan, jadi pas untuk membangkitkan semangat kebersamaan,” imbuhnya.

Menurutnya, pasca kebakaran kondisi Pasar Kesamben sangat memprihatinkan. Lahan yang kosong telah ditumbuhi semak belukar dan tanaman liar.

Bahkan tidak sedikit pula area bekas kebakaran sudah dipenuhi oleh sampah dan didirikan pos-pos informal yang mengganggu estetika dan kebersihan lingkungan sekitar.

“Selama ini setelah kebakaran itu, kawasan ini seperti mati. Padahal kalau ditata dengan baik, bisa dimanfaatkan kembali untuk kegiatan yang produktif,” ujar Budi.

Dia pun mengungkapkan bahwa inisiatif kegiatan ini murni dari dirinya sendiri, bahkan aksi resik-resik Pasar Kesamben ini dia danai sendiri bersama dengan owner Lapis Kukus Balitar dan tidak menggunakan dana atau bantuan dari pemerintah.

“Dana operasional untuk mendukung kegiatan ini murni diambilkan dari kantong pribadi dan bukan bantuan dari pemerintah, karena kami sangat peduli dengan nasib pasar Kesamben,” tandasnya.

Budi menjelaskan, aksi bersih- bersih Pasar Kesamben ini ditargetkan rampung pada lima hari ke depan. Rencananya lahan yang telah dikosongkan akan dijadikan sebagai tempat kegiatan untuk memeriahkan bulan Agustus ini.

Beragam kegiatan tersebut diharapkan dapat membangkitkan kembali pasar sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Agenda tersebut, tambah Budi, akan dikemas dalam bentuk event pasar malam yang digelar pada tanggal 26 dan 27 Agustus mendatang, serta lomba-lomba yang melibatkan anak-anak dan masyarakat setempat.

“Setelah bersih, kami akan hadirkan pasar malam lengkap dengan wahana permainan anak-anak. Tujuannya agar masyarakat kembali datang dan pasar ini tidak sepi lagi,” kata Budi.

Puncaknya, akan digelar lomba mewarnai tingkat kecamatan dengan tema kemerdekaan. Acara ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan di kalangan anak-anak.

Materi lomba mencakup simbol-simbol negara seperti Garuda Pancasila, Bung Karno, dan suasana perjuangan.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan sosok pahlawan dan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Supaya mereka tumbuh menghargai sejarah dan jasa-jasa pahlawan,” tegasnya.

Tidak hanya berhenti di situ, Budi juga menyiapkan agenda kesenian tradisional seperti pertunjukan jaranan, reog, serta live music yang akan digelar secara gratis pada 27 Agustus sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Diharapkan, suasana perayaan ini menjadi titik awal pemulihan bagi para pedagang yang selama ini kehilangan tempat usaha.

“Ini bentuk kecil dari usaha kami membangkitkan Pasar Kesamben. Setelah kegiatan ini selesai, kami serahkan kembali kepada pihak pasar dan paguyuban untuk dikelola. Silakan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” tutup Budi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Konsolidasi bersama PAC untuk Perkuat Basis

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pimpinan Anak Cabang ...
KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...