Sabtu
31 Oktober 2026 | 6 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Budi Susila Jaya Gelar Aksi Resik-resik Pasar Kesamben Pasca Terbakar

pdip jatim 250808 eks pasar kesamben

BLITAR – Tergerak dengan kondisi Pasar Kesamben yang memprihatinkan pasca terbakar pada Minggu (27/11/2022) silam,
anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar, Budi Susila Jaya melakukan aksi resik-resik Pasar Kesamben.

Aksi sukarela itu dilakukan Budi
gotong royong bersama sejumlah elemen masyarakat, termasuk paguyuban pedagang dan komunitas PHBN.

Dengan menggunakan dua alat berat excavator, aksi resik- resik itu mulai dilakukan sejak dua hari lalu. Area yang dibersihkan diperkirakan mencapai 7.000 meter persegi.

Budi mengatakan aksi resik- resik Pasar Kesamben dia lakukan sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali fungsi pasar dan roda ekonomi rakyat.

“Aksi resik-resik material Pasar Kesamben ini awalnya didasari dari rasa prihatin dengan kondisi pasar saat ini. Di mana lahan eks pasar yang terbakar tersebut mulai dipenuhi dengan tumpukan sampah. Melihat kondisi demikian hati saya pun tergerak dan timbul ide untuk melakukan aksi bersih- bersih Pasar Kesamben,” ungkap Budi pada tim media ini, Jumat (8/8/2025).

“Untuk itu saya sengaja berkolaborasi dengan Mas Didik, owner dari Lapis Kukus Balitar dan menggandeng teman-teman dari paguyuban Pasar Kesamben dan PHBN untuk melakukan kegiatan bersih-bersih ini. Karena momennya juga bertepatan dengan bulan kemerdekaan, jadi pas untuk membangkitkan semangat kebersamaan,” imbuhnya.

Menurutnya, pasca kebakaran kondisi Pasar Kesamben sangat memprihatinkan. Lahan yang kosong telah ditumbuhi semak belukar dan tanaman liar.

Bahkan tidak sedikit pula area bekas kebakaran sudah dipenuhi oleh sampah dan didirikan pos-pos informal yang mengganggu estetika dan kebersihan lingkungan sekitar.

“Selama ini setelah kebakaran itu, kawasan ini seperti mati. Padahal kalau ditata dengan baik, bisa dimanfaatkan kembali untuk kegiatan yang produktif,” ujar Budi.

Dia pun mengungkapkan bahwa inisiatif kegiatan ini murni dari dirinya sendiri, bahkan aksi resik-resik Pasar Kesamben ini dia danai sendiri bersama dengan owner Lapis Kukus Balitar dan tidak menggunakan dana atau bantuan dari pemerintah.

“Dana operasional untuk mendukung kegiatan ini murni diambilkan dari kantong pribadi dan bukan bantuan dari pemerintah, karena kami sangat peduli dengan nasib pasar Kesamben,” tandasnya.

Budi menjelaskan, aksi bersih- bersih Pasar Kesamben ini ditargetkan rampung pada lima hari ke depan. Rencananya lahan yang telah dikosongkan akan dijadikan sebagai tempat kegiatan untuk memeriahkan bulan Agustus ini.

Beragam kegiatan tersebut diharapkan dapat membangkitkan kembali pasar sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Agenda tersebut, tambah Budi, akan dikemas dalam bentuk event pasar malam yang digelar pada tanggal 26 dan 27 Agustus mendatang, serta lomba-lomba yang melibatkan anak-anak dan masyarakat setempat.

“Setelah bersih, kami akan hadirkan pasar malam lengkap dengan wahana permainan anak-anak. Tujuannya agar masyarakat kembali datang dan pasar ini tidak sepi lagi,” kata Budi.

Puncaknya, akan digelar lomba mewarnai tingkat kecamatan dengan tema kemerdekaan. Acara ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan menghormati perjuangan para pahlawan kemerdekaan di kalangan anak-anak.

Materi lomba mencakup simbol-simbol negara seperti Garuda Pancasila, Bung Karno, dan suasana perjuangan.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan sosok pahlawan dan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Supaya mereka tumbuh menghargai sejarah dan jasa-jasa pahlawan,” tegasnya.

Tidak hanya berhenti di situ, Budi juga menyiapkan agenda kesenian tradisional seperti pertunjukan jaranan, reog, serta live music yang akan digelar secara gratis pada 27 Agustus sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Diharapkan, suasana perayaan ini menjadi titik awal pemulihan bagi para pedagang yang selama ini kehilangan tempat usaha.

“Ini bentuk kecil dari usaha kami membangkitkan Pasar Kesamben. Setelah kegiatan ini selesai, kami serahkan kembali kepada pihak pasar dan paguyuban untuk dikelola. Silakan dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” tutup Budi. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...
KRONIK

Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi Ziarah ke Makam Raja-Raja

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat menjadikan sejarah dan perjuangan para ...
KRONIK

Dukung 18 Tuntutan Mahasiswa, DPRD Jember Siapkan Surat ke Pemerintah Pusat

JEMBER – DPRD Jember berjanji meneruskan 18 tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat. Namun, lembaga legislatif ...
LEGISLATIF

Sri Untari Usulkan Wayang Dikembangkan dengan AI agar Diminati Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau ...