Kamis
03 September 2026 | 4 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Kudatuli, DPC Sidoarjo Instruksikan Ribuan Kader Nyalakan Lilin

IMG-20250716-WA0023_copy_710x484_copy_704x452

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Sidoarjo bakal menggelar serentak peringatan peristiwa kerusuhan 27 Juli (kudatuli) 1996. Acara direncanakan di 6 tempat dengan menyalakan ribuan lilin.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Sidoarjo, Hari Yulianto dalam keterangannya kepada media menyampaikan, acara peringatan dilaksanakan dengan doa bersama dan merefleksi peristiwa.

“Surat instruksi untuk pelaksanaan acara sudah kami sampaikan kepada struktural Partai hingga tingkat desa dan kelurahan,” kata Hari Yulianto kepada media usai koordinasi finalisasi acara, Jumat (25/7/2025).

Anggota DPRD Jatim itu menambahkan, doa bersama sebagai upaya spiritualitas kader memohon kepada Tuhan YME.  Agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di negeri ini. Terhadap organisasi maupun partai politik manapun.

“Apalagi dengan cara kekerasan sebagaimana fakta sejarah peristiwa Kudatuli,” kata Hari Yulianto, Jumat (25/7/2025).

Namun, lanjut Hari, dari peristiwa kelam itu masih ada secercah pelajaran positif yang bisa dijadikan pelajaran bersama.

“Saat Ibu Megawati menjadi presiden, tidak menggunakan kekuasaannya untuk balas dendam politik kepada pihak-pihak yang terlibat dalam Kudatuli 96. Namun menyerahkan sepenuhnya kepada aparatur hukum sebagai pihak berwenang,” tegas Hari.

Legislator asal Waru ini menambahkan, kepatuhan Megawati terhadap konstitusi, menjadi sikap dan tindakan yang patut diteladani.

“Peristiwa Kudatuli 96 bukan sekadar catatan perjalanan sejarah PDI menjadi PDI Perjuangan, tapi perjalanan berdemokrasi bangsa dan negara kita,” tandasnya.

Rangkaian peristiwa Kudatuli bermula dari terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI dalam Kongres Luar Biasa di Surabaya pada 1993. Hal tersebut tidak direstui penguasa saat itu.

Hingga terjadi kongres tandingan di Medan. Massa pendukung kongres kemudian menyerbu kantor DPP PDI di Jl Diponegoro Jakarta pada 27 Juli 1996. Kerusuhan meluas menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka hingga hilang tak ditemukan sampai kini.

Sementara itu, Plt Sekretaris DPC Sidoarjo Bambang Riyoko menambahkan, acara digelar serentak di 6 titik bakal diikuti ribuan kader Banteng.

Dari unsur DPC, pengurus PAC dari 18 kecamatan, perwakilan pengurus Ranting dari 346 desa dan kelurahan, dan para sesepuh partai.

“Secara serentak di enam tempat itu, para kader juga akan menyalakan ribuan lilin dilanjutkan dengan nonton tayangan peristiwa Kudatuli,” kata Bambang Riyoko.(ian/hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri: Maulid Nabi Jangan Sekadar Bersholawat, Teladani Akhlak Rasulullah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan Maulid Nabi tidak cukup dengan bersholawat, tetapi harus diwujudkan ...
KABAR CABANG

Guntur Soroti Literasi Politik Anak Muda, Apatisme Harus Dijawab dengan Edukasi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menyoroti pentingnya meningkatkan literasi ...
LEGISLATIF

Khamim Perluas Potensi Susu Dusun Brau Lewat Festival Nyusu Bareng

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong potensi susu lokal Dusun Brau, ...
BERITA TERKINI

Keluhan Peziarah Berulang, Eri Perketat Pengawasan Anjal di Kawasan Makam Sunan Ampel

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pengawasan terhadap anak jalanan (anjal) dan pengamen di ...
KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...
KRONIK

Tampung Keluhan Wali Murid hingga Guru, Bupati Ipuk Bahas Isu Pendidikan di Forum Gesah Bareng

BANYUWANGI – Program “Gesah Bareng Ambi Bupati” kembali digelar, pada Rabu (2/9/2026), di Pendopo Sabha Swagata ...