Sabtu
05 September 2026 | 4 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sukses Alirkan Air Bersih untuk 250 KK di Penawungan, Pemkab Lumajang Siapkan SPAM

IMG-20250723-WA0042_copy_872x586

LUMAJANG – Dahaga ratusan kepala keluarga di Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang akan air bersih, berlalu. Hal itu seiring mengalirnya sang tirta dari proyek sumur bor Pemkab Lumajang di desa setempat.

Sumur bor dibangun di atas lahan milik warga, Abah Kholil, di Dusun Curah Bindu, dengan kedalaman mencapai 98 meter. Proyek pengeboran dimulai sejak 20 Maret 2024 dan selesai 27 Agustus 2024, menggunakan dana APBD sebesar Rp 200 juta. Kini, sumur tersebut telah mengeluarkan air dan siap dimanfaatkan.

“Semoga dengan adanya sumur ini, masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Bupati Lumajang, Bunda Indah dalam tinjauannya.

Namun bukan hanya sumur bor.  Pemerintah daerah juga menyiapkan proyek lanjutan berupa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Tahun Anggaran 2025, Pemkab Lumajang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 770 juta untuk pembangunan dua reservoir.

Rumah pompa dan rumah panel, jaringan listrik dan pompa, serta perpipaan sepanjang 6,9 kilometer. Sebanyak 25 sambungan rumah (SR) akan menghubungkan air bersih langsung ke rumah warga.

Pembangunan SPAM akan dimulai pada 19 Agustus 2025 dan dijadwalkan rampung dalam 90 hari kalender. Proses tender telah dilalui dengan harapan pekerjaan berlangsung sesuai rencana dan membawa dampak jangka panjang.

Wakil Bupati Mas Yudha menegaskan pentingnya proyek ini bagi kesejahteraan warga. “Semoga sumur bor ini bisa membawa manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Dusun Curah Bindu dan Dusun Krajan,” katanya.

Sebagian besar warga penerima manfaat selama ini mengandalkan sumber air tadah hujan atau sumur dangkal yang tidak stabil.  Terutama saat musim kemarau.

Sumur bor dan sistem pendistribusian baru ini diyakini akan mengakhiri krisis air yang bertahun-tahun melanda wilayah tersebut.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menyediakan layanan dasar yang merata, inklusif, dan berkelanjutan.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan ketimpangan infrastruktur, program Setor Madu menjadi jembatan penting antara aspirasi masyarakat dan solusi konkret dari pemerintah.

Dengan hadir langsung ke lapangan, Bunda Indah dan Mas Yudha menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar wacana di atas meja, melainkan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...