Selasa
26 Mei 2026 | 7 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pedagang Keluhkan Naiknya Harga Beras, DPRD Jombang Desak Pemkab Gelar Operasi Pasar

pdip-jatim-250204-ama-siswanto-jombang

JOMBANG – Komisi B DPRD Kabupaten Jombang mendesak pemerintah daerah setempat segera turun tangan mengatasi gejolak naiknya harga beras yang dinilai membebani masyarakat.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang Ama Siswanto menyatakan bahwa kenaikan harga beras memang terjadi secara nasional. Namun, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jombang tak bisa hanya diam.

Dia minta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang segera mengambil langkah konkret guna mengatasi keresahan publik.

“Memang kenaikan ini terjadi secara nasional, tetapi pemerintah daerah harus hadir dengan kebijakan cepat seperti operasi pasar,” kata Ama Siswanto, Sabtu (12/7/2025).

Menurutnya, operasi pasar merupakan opsi efektif untuk menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok, terutama beras. Dia juga minta agar penyebab kenaikan harga ditelusuri secara menyeluruh, baik dari sisi produksi maupun distribusi.

“Kalau kenaikan disebabkan faktor alamiah, ya kita pahami. Tapi kalau karena ada oknum yang menimbun atau memainkan pasokan, itu harus ditindak,” tegas politisi dari PDI Perjuangan itu.

Ama juga menyoroti pentingnya pengawasan distribusi dan ketersediaan stok di pasar. Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu laporan, tetapi harus proaktif memantau kondisi di lapangan.

“Stoknya seperti apa, cukup atau mulai menipis? Ini harus jelas. Jangan sampai masyarakat jadi korban permainan harga,” tambahnya.

Dengan situasi seperti ini, DPRD meminta Pemkab Jombang segera menyusun langkah strategis jangka pendek dan jangka panjang untuk menanggulangi inflasi bahan pokok, khususnya beras, agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kekhawatiran anggota dewan tersebut pada dasarnya tidak lepas dari tren kenaikan harga beras dalam beberapa pekan terakhir.

Di Pasar Citra Niaga (Pasar Legi) Jombang, harga beras medium seperti Ciherang kini menembus Rp 14.000 per kilogram, naik dari sebelumnya di kisaran Rp 12.500–Rp 13.000.

Sementara itu, beras premium seperti Bramu dan Pandan Wangi bahkan mencapai Rp 15.000–Rp 16.000 per kilogram.

“Awalnya beras medium Rp 12.500–13.000, sekarang sudah tembus Rp 14.000. Premium pun ikut naik,” ungkap Luluk Hidayati, pedagang beras di Pasar Legi.

Dia mengungkapkan, meski penjualan belum turun drastis, sejumlah pembeli mulai mengeluh, terutama dari kalangan pemilik warung makan. Menurutnya, beras Ciherang tetap menjadi pilihan favorit karena dinilai yang paling terjangkau.

“Yang paling laris tetap Ciherang,” ujarnya singkat. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Renny Pramana Salurkan Bantuan Sapi Kurban ke Ponpes dan Panti Asuhan di Kediri

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim Wara Sundari Renny Pramana menyalurkan bantuan sapi kurban ke pondok pesantren, ...
KRONIK

Mbak Susy Serahkan Bantuan Sapi Kurban PDIP Jatim di Lamongan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan bantuan hewan kurban di Lamongan untuk memperkuat semangat gotong royong ...
KRONIK

Sambut Idul Adha 1447 H, PDIP Jatim Sembelih 10 Ekor Sapi untuk Warga dan Ponpes Sekitar Kantor DPD 

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, dengan menyembelih sepuluh ekor sapi ...
KABAR CABANG

Said Abdullah Salurkan 298 Ekor Sapi Kurban di Madura, Sasar Pesantren hingga Musala

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, bersama Yayasan Fathimah Binti Said Gauzan ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bersinergi dengan Pesantren, Salurkan Daging Kurban 6 Sapi untuk Santri dan Warga

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro bersinergi dengan sejumlah pondok pesantren dalam ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Putusan MK Soal Kuota Perempuan Jadi Peringatan Keras bagi Parpol

Anggota DPRD Jatim Diana Sasa menilai putusan MK soal kuota 30 persen perempuan menjadi peringatan keras agar ...