Senin
17 Agustus 2026 | 3 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diduga Terkait Judol, Puan Minta Cek Ulang Data 571 Ribu Penerima Bansos

pdip-jatim-250712-PM

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani merasa miris terkait temuan ratusan ribu penerima manfaat bantuan sosial (bansos) diduga terlibat judi online alias judol. Puan minta pemerintah segera melakukan penelusuran dan validasi menyeluruh atas data tersebut.

Diketahui, Sebanyak 571 ribu penerima bansos diduga terlibat transaksi judol dengan total nilai mencapai Rp 957 miliar. Dugaan itu muncul setelah Kemensos menyandingkan 28,4 juta NIK penerima bansos dengan data 9,7 juta pemain judol dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Puan menekankan bahwa langkah hati-hati sangat penting agar masyarakat yang rentan tidak menjadi korban ganda, baik dari sisi penyalahgunaan data maupun potensi pemutusan bantuan sosial secara tidak adil.

“Temuan ini harus ditindaklanjuti dengan hati-hati dan ditelusuri secara tuntas. Validasi data sangat penting agar jangan sampai masyarakat rentan yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban dua kali. Datanya disalahgunakan, lalu bantuan sosialnya dihentikan,” kata Puan kepada wartawan Rabu lalu, dikutip Sabtu (12/7/2025).

Sebab, Kemensos belum bisa memastikan apakah para penerima bansos tersebut memang benar-benar bermain judi secara sadar atau identitas mereka disalahgunakan.

Karena itu, Puan mengingatkan agar data dari PPATK tidak serta merta dijadikan dasar pengambilan keputusan untuk menghentikan bantuan sosial.

“Dalam kasus judol, banyak modus yang melibatkan jual beli rekening dan penyalahgunaan identitas, termasuk NIK penerima bantuan,” jelasnya.

Menurut Puan, lemahnya perlindungan data pribadi juga menjadi sorotan penting dalam kasus ini. Jika benar NIK penerima bansos bisa digunakan pihak lain untuk berjudi online, maka sistem keamanan data negara harus dibenahi secara serius.

“Kalau NIK bisa dipakai orang lain untuk transaksi judi online, berarti sistem perlindungan data kita masih kurang. Ini harus dibenahi. Perlindungan data pribadi adalah bagian dari perlindungan hak warga negara,” tegas Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Puan juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran bansos, termasuk ketepatan sasaran dan validitas data penerimanya. Dia menegaskan bahwa bansos harus benar-benar menyentuh mereka yang berhak.

“Bansos itu untuk mereka yang benar-benar membutuhkan. Kalau malah dipakai untuk praktik ilegal, apalagi judi online, itu jelas menyimpang dari tujuan utamanya. Maka proses verifikasi betul-betul harus ketat agar tepat sasaran,” paparnya.

Dia juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan data penerima bansos. Pemerintah diminta tegas agar masyarakat yang tak bersalah tidak dirugikan.

Lebih lanjut, Puan menyerukan pentingnya pemberantasan judi online secara menyeluruh, tidak hanya sebatas pemblokiran situs.

Dia menekankan perlunya kerja lintas sektor untuk membongkar jaringan judol, termasuk alur dana, rekening palsu, hingga praktik jual beli data pribadi.

“Ini bukan sekadar soal moral, tapi juga menyangkut keamanan ekonomi rumah tangga, ancaman terhadap data pribadi, dan rusaknya tatanan sosial. Pemerintah harus kerja lintas sektor untuk benar-benar memberantas judi online,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...