Sabtu
03 Oktober 2026 | 12 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Dhito Dorong Investor Lokal Kembangkan Peternakan Sapi Perah di Kabupaten Kediri

pdip jatim 250707 sapi perah kediri dhito

KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana mengapresiasi munculnya pengusaha lokal yang akan berinvestasi pada sektor peternakan, khususnya pengembangan peternakan sapi perah di Kabupaten Kediri.

Investasi pada peternakan sapi perah ini, selain mendukung pemenuhan susu secara nasional juga dapat menyedot tenaga kerja. Terlebih investor telah menyatakan komitmennya untuk merekrut tenaga kerja dari warga miskin.

“Pada prinsipnya kami Pemerintah Kabupaten Kediri sangat mensupport, apalagi siap menyerap tenaga kerja dari warga miskin,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini di Kantor pemkab Kediri, Senin (7/7/2025).

Dukungan itu disampaikan Mas Dhito saat bertemu dengan Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian dan pihak investor PT IBS Farm dari Plosoklaten. Terlebih komitmen dari pihak investor sejalan dengan program kerjanya di periode kedua, yang fokus mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Untuk mengentaskan warga dari kemiskinan ekstrem, pemerintah daerah siap menggandeng berbagai pihak, terutama pengusaha yang akan berinvestasi di Kabupaten Kediri. Mas Dhito pun minta jajarannya membantu suksesnya pengurusan perizinan bagi para investor.

“Kita sudah menanti investor datang. Ini sudah di depan mata, jangan sampai gagal karena administrasi,” ujarnya.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian Makmun dalam pertemuannya dengan Mas Dhito mengungkapkan, saat ini untuk memenuhi kebutuhan susu di Indonesia masih harus impor. Sebab produksi susu di Indonesia baru 21 persen dari 4,7 juta ton total kebutuhan.

“Produksi kita itu baru 1 juta ton setiap tahun dan 60 persen populasi sapinya di Jawa Timur,” ungkapnya.

Kedatangannya di Kabupaten Kediri itu diakui sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi impor susu mengingat adanya kesanggupan pengusaha lokal untuk mengembangkan peternakan sapi perah. Dalam hal ini, PT IBS Farm rencananya berinvestasi 3.000 ekor sapi perah secara berkala.

Sebagai tahap awal, dari 500 ekor sapi perah yang rencananya akan didatangkan dari Australia pada tahun 2025, kini sebanyak 100 ekor sudah datang dan berada di Balai Karantina sebelum akhirnya dikirim ke kandang milik IBS Farm.

Sementara itu, Pemilik IBS Farm Muhammad Rofiq menyatakan keseriusannya untuk berinvestasi di peternakan sapi perah. Sebagaimana yang telah dijalankan pada budidaya sapi pedaging selama ini, seluruh tenaga kerja diambil dari masyarakat sekitar, khususnya mereka dari kalangan kurang mampu.

“Kita telah membicarakan dengan Dinas Sosial minta data warga miskin yang akan saya rekrut untuk kerja di situ,” ujarnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...
KRONIK

Terima DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Pentingnya Transparansi Anggaran

SUMENEP – Penguatan transparansi anggaran dan pengawasan pembangunan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara ...