Selasa
21 April 2026 | 4 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Harlah Pancasila, Renny Anggap Penting Hadirnya Keadilan Sosial Melalui Pemerataan Lapangan Kerja

pdip-jatim-250124-renny-p

SURABAYA – Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menyerukan agar nilai-nilai dasar Pancasila tidak hanya dijadikan simbol perayaan, melainkan dijabarkan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah satu yang paling penting dan mendesak saat ini, kata Renny, adalah menghadirkan keadilan sosial melalui pemerataan lapangan kerja.

Menurutnya, sila kelima Pancasila, ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’ memuat pesan tegas bahwa negara harus berpihak pada rakyat. Terutama mereka yang tengah mengalami kesulitan ekonomi akibat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan sulitnya mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Hari ini, banyak rakyat kita kehilangan pekerjaan. Banyak kepala keluarga yang tidak tahu bagaimana memenuhi kebutuhan esok hari. Dalam situasi seperti ini, sila kelima tidak boleh hanya jadi kutipan di spanduk. Ia harus hadir sebagai kenyataan: bahwa negara wajib menjamin setiap warga bisa hidup layak melalui pekerjaan yang bermartabat,” ungkap Renny Pramana, Minggu (1/6/2025)

Perempuan yang akrab disapa Bunda Renny itu mengingatkan bahwa pekerjaan adalah hak dasar warga negara, bukan sekadar angka statistik.

Saat lapangan kerja sulit diakses dan pengangguran meningkat, sebutnya, ketimpangan sosial semakin melebar dan kepercayaan publik pada negara bisa luntur.

Oleh karena itu, dia mendesak agar pemerintah, khususnya di daerah, lebih serius membangun sistem ketenagakerjaan yang adil dan merata.

“Keadilan sosial bukan akan terwujud dari seremoni, tapi dari keseriusan pemerintah memastikan rakyatnya tidak terlunta-lunta karena kehilangan mata pencaharian. Bagi kami di Fraksi PDI Perjuangan, isu kerja ini bukan hanya soal ekonomi, tapi soal kemanusiaan,” tuturnya.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut menyayangkan bahwa hingga saat ini belum ada peta jalan (roadmap) ketenagakerjaan daerah yang berpihak pada kelompok rentan—buruh harian lepas, pekerja informal, perempuan kepala keluarga, hingga lulusan muda yang kesulitan masuk ke dunia kerja.

Dia menekankan pentingnya pelatihan keterampilan yang relevan, dukungan kewirausahaan berbasis rakyat, serta fasilitasi kerja antarwilayah yang transparan dan adil.

“Banyak anak muda pintar, tapi bingung harus ke mana. Banyak ibu-ibu yang ingin bantu ekonomi keluarga tapi tidak ada akses pelatihan atau modal. Ini soal kehadiran negara. Kalau negara tidak hadir, lalu siapa yang akan berpihak pada mereka?” beber Renny.

Di momen peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Renny mengajak semua pihak—eksekutif, legislatif, organisasi masyarakat, dan dunia pendidikan—untuk bergotong royong membangun ekosistem kerja yang lebih berkeadilan.

Menurutnya, keadilan sosial hanya bisa dicapai bila seluruh elemen bangsa menjadikan pekerjaan sebagai prioritas dalam kebijakan maupun pengabdian.

“Kita tak sedang kekurangan Pancasila. Kita kekurangan keberanian untuk menjalankannya. Mari kita jadikan tanggal 1 Juni bukan hanya upacara tahunan, tapi titik balik untuk benar-benar mewujudkan negara yang berdiri di atas penderitaan rakyat, lalu hadir untuk menghapusnya,” tuturnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...
KABAR CABANG

Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Gus Ipin menegaskan PAC PDIP Trenggalek harus menjadi pelayan masyarakat, fokus pada penanggulangan kemiskinan dan ...
HEADLINE

Hari Kartini 2026, Megawati Tegaskan Perempuan Jadi Cahaya Peradaban

Megawati Soekarnoputri menegaskan perempuan sebagai cahaya peradaban bangsa dalam peringatan Hari Kartini 2026. ...
PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...