Jumat
18 September 2026 | 8 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bambang Sutriyono Dukung Kebijakan Pemkab Bojonegoro Menanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan Warga

Picsart_23-06-15_19-01-46-081_copy_960x540_copy_692x444
Bambang Sutriyono menjalani masa reses dengan menyerap aspirasi warga di Kecamatan Baureno, Rabu (14/6/2023). Foto dok. pdiperjuangan-jatim.com

BOJONEGORO – Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bambang Sutriyono mengapresisai kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan Warga.

Hal itu disampaikan Bambang yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro, Rabu (28/5/2025).

Menurut Bambang Sutriyono, kebijakan ini menjadi langkah maju dari jaminan sosial yang telah ada, yakni layanan kesehatan UHC (Universal Health Coverage).

“Cukup hanya dengan menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan,” katanya.

Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan, mengcover jaminan sosial warga saat mengalami nahas saat bekerja. Adapun warga yang ditanggung adalah pekerja rentan atau selain yang iurannya sudah ditanggung oleh perusahaan.

“Seperti petani digigit ular saat bekerja di sawah, tentu akan menggunakan BPJS ketenagakerjaan, bukan BPJS kesehatan,” kata Bambang mencontohkan.

Untuk pembiayaan iuran tersebut,  Bambang Sutriyono menyatakan keuangan daerah bisa mencukupi.

“Dari 1,3 juta jiwa penduduk Bojonegoro, jika dikurangi masyarakat penerima BPJS dari perusahaan, bayi dan warga yang tidak bisa menerima BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

“Maka bisa dipastikan anggaran APBD Bojonegoro akan sangat mampu memenuhi kebutuhan untuk BPJS Ketenagakerjaan,” imbuh Bambang.

Hingga saat ini, mengutip suarabojonegoro.com, Pemkab Bojonegoro telah mendaftarkan 157.058 Kepala Keluarga yang masuk dalam Data Damisda (Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah), data P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sebagai anggota Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Langkah tersebut guna memberikan perlindungan kepada warga Bojonegoro yang berprofesi sebagai pekerja non formal. (dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Minta Uji Kesiapan Teknis Sebelum Ekspor Satu Pintu Diterapkan

SEMARANG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menekankan pentingnya uji kesiapan teknis dan operasional ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Sahkan Perda Jaminan Sosial, Pedagang Kecil dan Nelayan Bisa Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek bersama pemerintah daerah memperkuat perlindungan pekerja melalui Peraturan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Ingatkan Anggaran Rp25 M Jalan Kepanjen-Pagak Tak Sekadar Kejar Serapan  

SURABAYA – Anggaran sekitar Rp25 miliar untuk penanganan ruas jalan Kepanjen-Pagak, Kabupaten Malang, mendapat ...
HEADLINE

Asa Beli Sepatu Bocah Duafa Merekah di Konsolidasi PDIP Situbondo

SITUBONDO – Berbagi keberkahan dilakukan sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur saat menggelar konsolidasi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan: Kampung Pancasila Jadi Jalan Baru Membangun Surabaya Bersama Warga

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Eri Irawan menyebut Kampung Pancasila sebagai jalan baru membangun ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Budaya dan Pariwisata Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Rakyat

Erma Susanti mendorong budaya dan pariwisata Blitar dikelola berkelanjutan agar tidak sekadar menjadi tontonan, ...