Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Sejahtera, Guntur Wahono Sebut Petani Tebu di Blitar Perlu Peningkatan Investasi

pdip-jatim-250319-sosialisasi-pancasila

BLITAR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono mendorong peningkatan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Blitar. Dia menyebut, perlu adanya peningkatan investasi guna mendorong kesejahteraan petani.

Hal ini dia ungkapkan dalam acara sosialisasi Pancasila, yang di Rumah Makan Telaga Indah, Desa Tlogo Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Senin (17/3/2025).

“Blitar ini berpotensi memiliki pabrik lebih dari satu. Kalau yang satu sudah di selatan sungai, maka yang kedua harus ada di utara. Saya kira ini adalah suatu komitmen yang harus kita pikirkan bersama,” kata Guntur.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini juga mendorong hadirnya pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi para petani tebu. Menurutnya, hal ini merupakan kewajiban pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya.

“Pemerintah harus hadir untuk melihat kendala dan persoalan yang dihadapi para petani tebu. Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah, diminta atau tidak, harus memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya,” jelasnya.

Dalam sosialisasi ini, Guntur turut menghadirkan Ketua Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur, Slamet Sutanto. Kehadiran Slamet untuk memberikan edukasi terkait koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat, bagi petani tebu di Kabupaten Blitar.

“Pemerintah pusat tengah merencanakan untuk membentuk koperasi merah putih di tingkat desa seluruh Indonesia. Kami mengimbau pada seluruh petani yang berbasis pada ketahanan pangan, untuk membentuk satu wadah koperasi. Tujuannya apa? Jangan sampai terjadi adanya monopoli,” terang Slamet.

Menurutnya, selama hasil tebu masih dikuasai “juragan-juragan”, tidak mungkin petani dapat sejahtera. Oleh karena itu, lanjut Slamet, amat penting dibentuk Koperasi Merah Putih.

Slamet juga menjelaskan, nantinya Koperasi Merah Putih akan berbasis pada ketahanan pangan. Tujuannya, menyelamatkan harga saat panen raya tiba.

“Jangan sampai harga jatuh saat panen raya. Semua harus ditampung oleh koperasi. Maka pemerintah hadir membantu permodalan awal. Jadi modal awalnya dibiayai oleh negara,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...