Kamis
04 Juni 2026 | 2 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Sejahtera, Guntur Wahono Sebut Petani Tebu di Blitar Perlu Peningkatan Investasi

pdip-jatim-250319-sosialisasi-pancasila

BLITAR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono mendorong peningkatan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Blitar. Dia menyebut, perlu adanya peningkatan investasi guna mendorong kesejahteraan petani.

Hal ini dia ungkapkan dalam acara sosialisasi Pancasila, yang di Rumah Makan Telaga Indah, Desa Tlogo Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Senin (17/3/2025).

“Blitar ini berpotensi memiliki pabrik lebih dari satu. Kalau yang satu sudah di selatan sungai, maka yang kedua harus ada di utara. Saya kira ini adalah suatu komitmen yang harus kita pikirkan bersama,” kata Guntur.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini juga mendorong hadirnya pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi para petani tebu. Menurutnya, hal ini merupakan kewajiban pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya.

“Pemerintah harus hadir untuk melihat kendala dan persoalan yang dihadapi para petani tebu. Ini sudah menjadi kewajiban pemerintah, diminta atau tidak, harus memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya,” jelasnya.

Dalam sosialisasi ini, Guntur turut menghadirkan Ketua Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur, Slamet Sutanto. Kehadiran Slamet untuk memberikan edukasi terkait koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat, bagi petani tebu di Kabupaten Blitar.

“Pemerintah pusat tengah merencanakan untuk membentuk koperasi merah putih di tingkat desa seluruh Indonesia. Kami mengimbau pada seluruh petani yang berbasis pada ketahanan pangan, untuk membentuk satu wadah koperasi. Tujuannya apa? Jangan sampai terjadi adanya monopoli,” terang Slamet.

Menurutnya, selama hasil tebu masih dikuasai “juragan-juragan”, tidak mungkin petani dapat sejahtera. Oleh karena itu, lanjut Slamet, amat penting dibentuk Koperasi Merah Putih.

Slamet juga menjelaskan, nantinya Koperasi Merah Putih akan berbasis pada ketahanan pangan. Tujuannya, menyelamatkan harga saat panen raya tiba.

“Jangan sampai harga jatuh saat panen raya. Semua harus ditampung oleh koperasi. Maka pemerintah hadir membantu permodalan awal. Jadi modal awalnya dibiayai oleh negara,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...