Rabu
03 Juni 2026 | 6 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cek Distribusi LPG 3 KG, Bupati Ipuk: Pemkab siap Fasilitasi Pengecer akan Urus NIB

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-06022025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto kembali memperbolehkan pedagang eceran untuk menjual LPG 3 kg atau tabung gas melon.

Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memberi kesempatan bagi pedagang eceran berproses menjadi sub pangkalan.

“Kami berterima kasih dan menyambut baik pada bapak presiden yang memberi kesempatan pedagang eceran kembali berjualan elpiji 3 kg,” ujar Ipuk saat mengecek distribusi LPG 3 kg di sejumlah pangkalan dan penjual eceran gas melon di Banyuwangi, Rabu (5/2/2025).

Menurut Ipuk, selama ini pedagang eceran menjadi garda terdepan distribusi tabung gas subsidi. Berjualan gas eceran juga menjadi salah satu sumber pendapatan bagi penjualnya.

“Dengan diberikannya kesempatan untuk tetap berjualan sambil berproses menjadi sub pangkalan, merupakan jalan keluar yang sangat baik bagi para pedagang pengecer juga warga yang membeli,” jelasnya.

“Pemkab siap memfasilitasi bagi para pengecer yang akan mengurus NIB (nomor induk berusaha) untuk menjadi sub pangkalan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Saat ini, di Banyuwangi sendiri terdapat 23 agen dan 2045 pangkalan gas LPG 3 kg, dengan jumlah penjual pengecer yang mencapai belasan ribu di seluruh penjuru kabupaten.

Salah satu penjual eceran LPG 3 kg, Ferda Meliana, mengatakan telah belasan tahun menjadi penjual LPG 3 kg. Saat in, dia memiliki 20 tabung gas yang biasanya habis terjual dalam beberapa hari.

“Langganan saya toko kanan kiri ini. Kasihan kalau saya tidak berjualan mereka harus jauh membeli gasnya,” ujar Ferda yang membuka toko di area Pasar Sempu.

Ia menyambut baik kebijakan pemerintah untuk mengalihkan toko eceran menjadi sub pangkalan. Namun dia membutuhkan waktu untuk menyiapkan persyaratannya.

Sementara Eko Saputro, pemilik salah satu pangkalan LPG 3 kg di wilayah Kecamatan Sempu, mengatakan bahwa dirinya sangat senang penjualnya eceran masih bisa berjualan.

Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya penjual eceran. Ia sendiri sudah berjualan sejak peralihan minyak tanah menjadi gas subsidi. Saat ini, ada 30 penjual gas melon eceran yang ada di bawahnya.

“Rata-rata penjual eceran membeli 7-10 tabung tiap hari. Adanya para pedagang eceran sangat membantu kami dalam menjalankan usaha ini. Intinya semua saling diuntungkan,” ujar Eko. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...