Minggu
19 Juli 2026 | 12 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cek Distribusi LPG 3 KG, Bupati Ipuk: Pemkab siap Fasilitasi Pengecer akan Urus NIB

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-06022025

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto kembali memperbolehkan pedagang eceran untuk menjual LPG 3 kg atau tabung gas melon.

Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memberi kesempatan bagi pedagang eceran berproses menjadi sub pangkalan.

“Kami berterima kasih dan menyambut baik pada bapak presiden yang memberi kesempatan pedagang eceran kembali berjualan elpiji 3 kg,” ujar Ipuk saat mengecek distribusi LPG 3 kg di sejumlah pangkalan dan penjual eceran gas melon di Banyuwangi, Rabu (5/2/2025).

Menurut Ipuk, selama ini pedagang eceran menjadi garda terdepan distribusi tabung gas subsidi. Berjualan gas eceran juga menjadi salah satu sumber pendapatan bagi penjualnya.

“Dengan diberikannya kesempatan untuk tetap berjualan sambil berproses menjadi sub pangkalan, merupakan jalan keluar yang sangat baik bagi para pedagang pengecer juga warga yang membeli,” jelasnya.

“Pemkab siap memfasilitasi bagi para pengecer yang akan mengurus NIB (nomor induk berusaha) untuk menjadi sub pangkalan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Saat ini, di Banyuwangi sendiri terdapat 23 agen dan 2045 pangkalan gas LPG 3 kg, dengan jumlah penjual pengecer yang mencapai belasan ribu di seluruh penjuru kabupaten.

Salah satu penjual eceran LPG 3 kg, Ferda Meliana, mengatakan telah belasan tahun menjadi penjual LPG 3 kg. Saat in, dia memiliki 20 tabung gas yang biasanya habis terjual dalam beberapa hari.

“Langganan saya toko kanan kiri ini. Kasihan kalau saya tidak berjualan mereka harus jauh membeli gasnya,” ujar Ferda yang membuka toko di area Pasar Sempu.

Ia menyambut baik kebijakan pemerintah untuk mengalihkan toko eceran menjadi sub pangkalan. Namun dia membutuhkan waktu untuk menyiapkan persyaratannya.

Sementara Eko Saputro, pemilik salah satu pangkalan LPG 3 kg di wilayah Kecamatan Sempu, mengatakan bahwa dirinya sangat senang penjualnya eceran masih bisa berjualan.

Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya penjual eceran. Ia sendiri sudah berjualan sejak peralihan minyak tanah menjadi gas subsidi. Saat ini, ada 30 penjual gas melon eceran yang ada di bawahnya.

“Rata-rata penjual eceran membeli 7-10 tabung tiap hari. Adanya para pedagang eceran sangat membantu kami dalam menjalankan usaha ini. Intinya semua saling diuntungkan,” ujar Eko. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Minta Aspirasi Reses Menjadi Pijakan Utama dalam Penyusunan Kebijakan

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta semua aspirasi masyarakat harus jadi pijakan utama dalam ...