Sabtu
26 September 2026 | 9 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Resmikan Monomen Reog Ponorogo Zero Knalpot Brong

PDIP-Jatim-Sugiri-Sancoko-14012025

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, meresmikan monumen reog “Ponorogo Zero Knalpot Brong”, Senin (14/1/2024).

Monumen tersebut terbuat dari 518 knalpot brong hasil razia Satlantas Polres Ponorogo, yang ijadikan sebuah monumen reog yang berdiri di persimpangan Mlilir tepatnya di Jalan Raya Ponorogo-Madiun, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.

“Tentu ketika anak kita balapan pasti orang tua senang. Anak kita bisa ikuti otomotif bisa jadi pembalap yang hebat-hebat. Namun, tentu orang tua pasti nggak nyaman hatinya ketika anaknya sudah balapan, pakai knalpot brong, maka semakin menggelisahkan masyarakat,” ujar Sugiri.

Menurutnya, knalpot brong yang disita kemudian disulap menjadi monumen reog itu merupakan sebuah solusi agar penggunaan knalpot brong berkurang.

“Pak kapolres mampu menyelesaikan problematika yang menggelisahkan orang tua saat anaknya ikut balap liar dan pakai knalpot brong. Dengan cara yang sangat arif, knalpot disita dan dijadikan monumen Reog Ponorogo,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sugiri juga menyampaikan bahwa pihaknya juga akan memfasilitasi para remaja yang gemar balapan dengan membangun sirkuit.

“Mudah-mudahan tidak sekadar knalpot. Tapi mengubah peradaban jadi sopan, santun, menjadi hebat tapi tidak mengurangi semangat balapan. Nanti disiapkan sirkuit,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo, mengungkapkan bahwa ada sebanyak 518 knalpot brong yang disita sepanjang tahun 2024. Sebagai upaya untuk mewujudkan Ponorogo bebas knalpot brong.

“Ini pertanda bahwa Ponorogo zero knalpot brong atau bebas knalpot brong,” ujar Anton.

Anton menjelaskan, alasan didirikan monumen setinggi 4 meter di Perbatasan Ponorogo-Madiun, yakni agar pengendara yang keluar atau masuk Ponorogo mengetahui bahwa Ponorogo telah bebas knalpot brong.

“Sebagai tanda untuk masyarakat baik di Ponorogo atau luar Ponorogo bahwa tidak ada lagi knalpot brong. Kita juga akan terus melakukan penindakan-penindakan knalpot brong karena ini pemberitahuan kepada masyarakat yang keluar masuk Ponorogo,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...