Jumat
05 Juni 2026 | 2 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prof. Ikrar Apresiasi PDI Perjuangan yang Konsisten Jadi Garda Terdepan Penjaga Demokrasi

pdip-jatim-250111-seminar-hut-52-ikrar-1

SURABAYA – Ilmuwan politik Prof. Ikrar Nusa Bhakti mengapresiasi berbagai langkah politik yang konsisten dilakukan PDI Perjuangan, yang berani terus merawat dan mengawal demokrasi.

Sejarah panjang PDI Perjuangan yang berasal dari fusi beberapa partai berhasil menjadikannya sebagai partai yang dapat diterima berbagai kalangan masyarakat

“PDIP satu-satunya partai yang melebur dari berbagai suku agama secara merata. Itulah partai yang bisa bertumbuh dan berkembang,” ucapnya.

Hal tersebut disampaikan Ikrar pada gelaran Seminar HUT PDI Perjuangan, yang dilaksanakan di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Sabtu (11/1/2025).

Baca: Adi Prayitno: Ini Saatnya PDI Perjuangan Mencetak The Next Leader di Pilpres 2029

Acara seminar yang diselenggarakan tersebut juga sebagai bentuk refleksi dalam rangka ulang tahun ke-52 tahun PDI Perjuangan.

Selain Prof. Ikrar, seminar mengusung tema “Perjalanan Panjang Serta Berliku Merawat dan Mengawal Demokrasi” itu menghadirkan narasumber, pengamat politik Adi Prayitno M.Si, dan Ketua DPP PDIP Ir Bambang Wuryanto MBA atau Bambang Pacul.

Ikrar pun mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan agar tidak lupa kepada garis dari marhaenisme Soekarno. Pesan ini dia sampaikan mengingat berbagai tantangan politik di masa mendatang yang akan menjadi lebih berat.

“Ideologi marhaenisme itulah yang akan menjadikan PDI Perjuangan survive. Oleh karena itu, maka masa depan partai akan menjadi sangat penting,” ujarnya.

Selain itu dia juga mengimbau agar partai politik mampu menjadi wadah bagi para generasi muda untuk turut aktif dan berkembang. Mengingat 5 tahun mendatang akan makin banyak generasi muda yang memiliki hak memilih.

“Yang namanya anak muda itu harus benar-benar diutamakan. Kalau partai tidak melakukan regenerasi dalam rekruitmen anak muda, maka akan sulit untuk maju dan bertahan di masa depan,” tuturnya.

Baca juga: Kanang: PDI Perjuangan Harus Mampu Lahirkan Pemimpin yang Jadikan Kebenaran Sebagai Landasan Kebijakan

Pada kesempatan tersebut Ikrar juga mengapresiasi hasil yang didapatkan PDI Perjuangan dalam Pilpres dan Pilkada 2024, dimana PDI Perjuangan melawan koalisi besar yang dekat dengan pemerintah.

Ia pun menekankan bahwa apabila partai mau dipercaya oleh rakyat, maka harus tetap melayani rakyat, agar terus dapat dipercaya oleh masyarakat.

“PDIP yang katanya anjlok justru jadi pemenang di tahun 2024. Banteng bisa mengalahkan KIM yang memiliki jumlah partai lebih banyak,” sebutnya.

Selain itu ia pun juga mengimbau agar PDI Perjuangan untuk tetap memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo.

Menurutnya, hal tersebut senada dengan pidato politik yang disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan pada ulang tahun ke-52 kali ini.

Akan tetapi, Prof. Ikrar menegaskan bahwa dirinya secara pribadi masih belum mempercayai sosok Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Dukunglah pemerintah Presiden Prabowo tapi jangan menjadi bagian dari pemerintah Presiden Prabowo. Saya tidak menyebutkan Gibran karena memang pak Prabowo Subianto-lah yang memiliki legitimasi yang kuat. Masyarakat sipil seperti saya masih belum memiliki kepercayaan bahwa Gibran memiliki apa yang disebut dengan dukungan yang memang cukup baik, mengingat ia menjadi calon Wakil Presiden melalui perubahan-perubahan yang ada di Mahkamah Konstitusi,” sebutnya.

Pada akhir diskusi tersebut, Ikrar mengapresiasi sosok Ketua Umum PDI Perjuangan yang konsisten dalam menegaskan pentingnya merawat dan mengawal demokrasi di Indonesia.

“Saya berani mengatakan sejak Megawati menjadi Ketua Umum, di situlah demokrasi kita berjalan dan partai bisa bertahan,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...