Rabu
27 Mei 2026 | 3 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Program TPBIS, Ketua Komisi E DPRD Jatim: Untuk Penguatan Literasi dan Kesetaraan

pdip-jatim-241223-SUB-literasi

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi dan menciptakan kesetaraan sosial di tengah masyarakat.

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP, menyatakan bahwa TPBIS adalah inisiatif strategis untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan komunitas yang inklusif, aksesibel, dan ramah bagi semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok yang terpinggirkan.

Untari menegaskan bahwa program ini bukan hanya tentang perpustakaan sebagai tempat membaca, tapi juga sebagai pusat kegiatan yang melibatkan berbagai komunitas.

“Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) adalah inisiatif untuk mengembangkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan komunitas yang inklusif, aksesibel, dan ramah bagi semua anggota masyarakat. Terutama kelompok-kelompok yang terpinggirkan atau kurang terlayani,” jelas Untari, saat di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Senin (23/12/2024).

Perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut menjelaskan, transformasi perpustakaan ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Mulai dari pengembangan literasi membaca, menulis, dan berhitung, hingga pelatihan dan diskusi komunitas.

Selain itu, perpustakaan juga menjadi ruang kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM), sekolah, dan pemerintah untuk memperluas dampak positif program ini.

“Selain program literasi yang sangat fundamental, perpustakaan juga menjadi tempat yang sangat penting untuk kegiatan komunitas. Diskusi, workshop, dan pelatihan di perpustakaan dapat menggerakkan masyarakat untuk berkembang secara kolektif,” ujarnya.

Program TPBIS ini telah menunjukkan hasil yang mengesankan. Berdasarkan data, sebanyak 2.133.918 anggota masyarakat telah terlibat dalam 85.776 kegiatan yang diadakan di berbagai perpustakaan di Jawa Timur.

Program ini bahkan telah direplikasi secara mandiri di 18 kabupaten/kota serta di 1.125 desa dan kelurahan. Secara ekonomi, TPBIS memberikan manfaat besar dengan total nilai mencapai lebih dari Rp570 miliar selama periode 2020-2021.

Inovasi yang lahir dari program ini, sebut Untari, juga patut diapresiasi. Seperti Literacy Eco Green for Education Natural Development (LEGEND) yang menggabungkan literasi dengan kesadaran lingkungan, serta Peer Meeting Learning Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang mempertemukan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kapabilitas inklusi sosial.

“Kami percaya bahwa kolaborasi yang erat antara Dinas Perpustakaan, LSM, sekolah, dan pemerintah akan memperkuat dampak dari program ini. Sinergi antara pihak-pihak ini akan membuat perpustakaan lebih mudah diakses oleh masyarakat dan lebih relevan dalam memberikan manfaat,” sebut Untari.

Dukungan Komisi E terhadap TPBIS, imbuhnya, juga terlihat dari perhatian mereka terhadap regulasi yang mendukung program ini.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki sejumlah regulasi, seperti Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas, yang mengatur aksesibilitas fasilitas publik termasuk perpustakaan, dan Perda Nomor 11 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang memastikan perpustakaan menjadi bagian integral dari aksesibilitas pendidikan.

“Peraturan daerah tersebut adalah bukti komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung inklusi sosial. Kami berharap agar regulasi ini dapat terus diperbarui dan disesuaikan dengan perkembangan zaman, agar relevansi dan efektivitasnya tetap terjaga,” terangnya.

“Kami akan terus menyerap masukan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas program ini. Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, terutama yang selama ini terpinggirkan, bisa merasakan manfaat dari perpustakaan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memperjuangkan kesetaraan bagi seluruh rakyat Jawa Timur,” pungkas Untari. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDIP Jatim Salurkan 10 Sapi Kurban untuk Blitar Raya, Perkuat Semangat Gotong Royong

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 10 sapi kurban untuk Blitar Raya sebagai bentuk kepedulian sosial dan ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Hewan Kurban ke Masjid dan Pondok Pesantren

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan hewan kurban ke masjid dan pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Malang Salurkan 9 Sapi dan 3 Kambing Kurban untuk Warga

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang menyalurkan 9 sapi dan 3 kambing kurban untuk masyarakat sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

Tebar Kepedulian Idul Adha, PDIP Trenggalek Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban di 5 Kecamatan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menyalurkan lima ekor sapi kurban dalam rangka menyambut Hari ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Pasuruan Serahkan Hewan Kurban ke Masjid dan Panti Asuhan

KABUPATEN PASURUAN – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pad Rabu (27/5/2026), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes dan Masjid, Wujud Semangat Gotong Royong

BANYUWANGI – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta wujud nyata semangat gotong royong dan toleransi, DPC PDI ...