Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

6 Warga Kedungpring Lamongan Terjangkit DBD, Fraksi Gelar Fogging

IMG-20241208-WA0011_copy_756x501

LAMONGAN – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus melonjak di Kabupaten Lamongan, memaksa Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan turun langsung melakukan fogging di wilayah Kecamatan Kedungpring. Langkah ini diambil setelah muncul keluhan dari masyarakat mengenai lambannya respons Pemerintah Desa dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan, Erna Sujarwati, dengan tegas menyampaikan kritik terhadap Dinkes yang dinilai kurang tanggap.

“Sudah banyak warga yang melaporkan kasus DBD, bahkan ada yang dirujuk ke rumah sakit. Tapi tidak ada tindakan nyata dari Dinkes maupun pemerintah desa. Ini darurat, kami tidak bisa tinggal diam,” ujar Erna, Minggu (8/12/2024).

Di dua Rukun Warga (RW) Desa Kedungpring tercatat 6 (enam) kasus DBD, 3 (tiga) masih dirawat di rumah, 1 (satu) di rujuk ke RS Muhammadiyah Babat, dan 2 (dua) lainya ke RSML. Karena kondisi ini, Erna mengemukakan, fraksinya berinisiatif menggelar fogging ke wilayah tersebut.

“Kami sempat ditegur karena melakukan fogging di RW 01 dan RW 2 di Desa Kedungpring karena tanpa ada pemberitahuan ke Puskesmas setempat,” katanya.

Erna meminta kepada Dinkes Kabupaten Lamongan untuk tidak menunggu laporan dari Puskesmas agar penyebaran DBD tidak semakin meningkat.

“Ini kan sudah musim pancaroba. Artinya pergantian musim kemarau ke musim penghujan. Jadi, saya berharap jangan tunggu laporan. Tapi harus bisa jemput bola,” ucapnya.

Erna Sujarwati memantau pelaksanaan fogging di Kedungpring.

Erna mendesak Dinkes Lamongan untuk segera bergerak melakukan tindakan preventif dan kuratif, tanpa harus menunggu laporan resmi dari Puskesmas atau pemerintah desa.

“Warga sudah berulang kali mengeluh ke pihak desa, tapi tidak digubris. Jangan sampai Dinkes baru bergerak setelah korban semakin banyak,” tegasnya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan ini juga menyoroti pentingnya pencegahan di tengah musim pancaroba yang rawan peningkatan kasus DBD. Ia mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan dan edukasi masyarakat tentang gerakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) harus menjadi prioritas.

“Fogging saja tidak cukup. Kita perlu memastikan masyarakat memahami pentingnya memberantas sarang nyamuk, sementara pemerintah harus sigap menghadapi potensi lonjakan kasus,” tuturnya.

DBD sendiri adalah penyakit tropis yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Gejalanya meliputi demam tinggi, nyeri otot, mual, hingga ruam kulit. Dalam kasus parah, DBD bisa memicu pendarahan serius hingga kematian.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan berharap upaya ini menjadi peringatan bagi Dinkes dan pemerintah daerah agar lebih sigap dalam menangani krisis kesehatan di masa depan.

“Keselamatan warga adalah yang utama. Jangan biarkan kondisi ini terus berlarut,” ujar Erna. (mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...