Sabtu
27 Juni 2026 | 6 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Moderasi Umat Beragama dan Keamanan Publik, Begini Cara MuRah Menanganinya

pdip-jatim-241117-debat-akhir-jombang

JOMBANG – Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1, Mundjidah-Sumrambah paparkan bukti kemoderatan umat beragama dan cara-cara meningkatkan keamanan sosial di Kabupaten Jombang.

Pernyataan itu diungkapkan Cabup Mundjidah dalam sesi debat kedua pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Jombang, Sabtu (16/11/2024).

Pada salah satu pertanyaan yang diajukan panelis soal toleransi umat beragama, paslon Mundjidah Wahab dan Sumrambah yang diusung PDI Perjuangan dengan percaya diri memaparkan bukti kemoderatan dalam beragama di Kabupaten Jombang yang sangat baik.

“Komitmen kami menjaga kerukunan umat beragama, kami punya wadah FKUB, sehingga hal-hal kebutuhan umat beragama bisa terfasilitasi. Kita memfasilitasi agama lain, termasuk pembangunan tempat ibadah, pelantikan pendeta di Pendopo Jombang,” kata Mundjidah.

Selain itu, putri pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah itu menjelaskan pada era kepemimpinannya bersama Sumrambah, Pemerintah Kabupaten Jombang mendapat penghargaan dari Gubernur Jatim atas terciptanya kerukunan umat beragama di kota santri.

“Alhamdulillah mendapat penghargaan dari Gubernur Jatim,” ucapnya.

Hal tersebut, menurutnya, tidak lepas dari peran seorang pemimpin daerah dalam menyatukan ragam keyakinan yang ada.

Cawabup Sumrambah menegaskan, pemimpin menjadi tonggak utama dalam kehidupan umat beragama yang penuh moderasi.

Oleh karenanya, tambah dia, paslon MuRah berkomitmen untuk terus memenuhi porsinya sebagai pemimpin, yang selalu ada di tengah masyarakatnya.

“Kami orang yang mencoba semaksimal mungkin menempatkan pemimpin adalah pelindung dan pengayom umat beragama,” kata Sumrambah.

Lebih lanjut dia menerangkan, persoalan sosial yang kerap dirasakan belakangan ini, yakni soal keamanan dan kenyamanan publik.

Maraknya aktifitas gangster, pelaku tawuran dan kericuhan tak luput dari pembahasan malam itu.

Menurut Sumrambah, permasalahan ekonomi menjadi masalah utama terutama untuk anak muda, sehingga mereka tidak mampu melakukan aktualisasi diri.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, minimnya ruang komunikasi yang intens antara pemimpin daerah dengan kelompok-kelompok tertentu juga bisa menjadi penyebabnya.

Sehingga, kebanyakan dari mereka pada akhirnya melampiaskan melalui aktivitas-aktivitas negatif.

Sumrambah lantas mencontohkan, bagaimana ruang komunikasi antar pemimpin dengan organisasi masyarakat atau kelompok masyarakat dapat meningkatkan lingkungan yang lebih positif.

“Kejadian menarik di Ploso, bagaimana SH Terate, Winongo, Nur Harias bersatu padu dalam kegiatan sosial di Kecamatan Ploso,” ujarnya. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Seru, Ratusan Pembalap dari Mancanegara Ramaikan Banyuwangi BMX Supercross 2026

BANYUWANGI – Kompetisi Balap Sepeda Banyuwangi BMX Supercross 2026 resmi dimulai, di Sirkuit BMX Internasional ...
KRONIK

Erma Susanti Tekankan Iklim Demokrasi Harus Dibangun di Dalam dan di Luar Kampus

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menekankan bahwa iklim ...
KABAR CABANG

Lewat E-Sport, PDIP Kota Malang Bumikan Nilai Perjuangan Bung Karno kepada Gen Z

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar turnamen e-sport Mobile Legends sebagai cara membumikan nilai perjuangan ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Senam Zumba Bareng Ratusan Warga, Berikan Hadiah Peralatan Dapur

​TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar kegiatan Senam Zumba dan Aerobik ...
LEGISLATIF

Komisi D DPRD Surabaya Dukung Buku Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran SD dan SMP

Komisi D DPRD Surabaya mendukung rencana Pemkot Surabaya menjadikan buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo sebagai ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...