Kamis
30 April 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bersholawat di Sumenep, Risma Sampaikan Program Kesehatan Gratis hingga Dukungan pada Pondok Pesantren

PDIP-Jatim-Risma-15112024

SUMENEP – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini, bersholawat bersama Aliansi Madura Indonesia di Kabupaten Sumenep, Kamis (14/11/2024).

Dalam pidatonya, Risma mengawali dengan menyampaikan kedekatannya dengan Sumenep, yang sudah sering ia kunjungi. Ia menceritakan kenangannya bersama almarhumah ibunya yang dahulu mengajaknya ke Keraton Sumenep.

“Saya sering ke Sumenep, bahkan sudah dua kali masuk ke dalam keraton,” ujar Risma dengan nada haru.

Risma juga menyampaikan tekadnya untuk membangun Jawa Timur dengan bekerja keras demi kesejahteraan warga. Ia menilai potensi Sumenep sangat besar, namun perlu didukung dengan langkah nyata agar kehidupan masyarakat dapat semakin baik.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjabarkan program-program unggulan yang disiapkan, khususnya untuk pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

“Ke depan, kami akan mendorong program pendidikan setara SMA dan SMK di pondok pesantren secara gratis di seluruh Jawa Timur,” jelasnya,

Program tersebut, lanjut Bu Risma, diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan di kalangan santri dan pelajar.

Tak hanya pendidikan, Risma juga menekankan pentingnya akses kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat Jawa Timur.

“Kami akan bantu program kesehatan gratis. Semoga ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga Jatim,” imbuhnya.

Risma juga akan memberikan dukungan penuh kepada para petani dengan menyediakan bantuan berupa peralatan, bibit, dan pupuk. Menurutnya, sangat penting sektor pertanian di Jawa Timur semakin maju dan mendukung kesejahteraan petani.

“Anak muda juga akan kita dukung dalam program-program yang akan memberi peluang dan kesempatan bagi mereka berkembang,” jelasnya.

Menutup pidatonya, Risma menegaskan pentingnya kejujuran dan integritas yang harus dimiliki seorang pemimpin. Selama memimpin Surabaya, ia selalu berusaha tidak mengecewakan warganya.

“Selama 3,5 tahun saya tidak di Surabaya, menjadi menteri sosial, mereka tetap menghargai saya karena saya tidak pernah berbohong kepada warga saya di Surabaya,” tandasnya. (yol/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...
KABAR CABANG

DPC Sidoarjo Kirimkan Tenaga Medis dalam Peringatan Hari Buruh di Malang, 500-an Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo memberangkatkan tenaga medis untuk mendukung perayaan Hari Buruh ...
KRONIK

Bantuan Pangan di Ngawi Jangkau 166.903 Keluarga

NGAWI – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kabupaten Ngawi melalui Perum Bulog. Bantuan ...
HEADLINE

PDIP Sapa Ribuan Buruh Rokok di Malang, Tegaskan Komitmen Perjuangkan ‘Trilayak’ Jelang May Day

PDIP sapa ribuan buruh rokok di Malang jelang May Day 2026, tegaskan komitmen perjuangkan Trilayak dan hak buruh ...
LEGISLATIF

Komisi VIII DPR Minta Praktik Haji Ilegal Ditindak Tegas 

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah ...
KRONIK

Hasto: RUU Ketenagakerjaan Harus Berpijak pada Sejarah dan Ideologi Pembebasan Buruh

Hasto Kristiyanto menegaskan RUU Ketenagakerjaan harus berbasis ideologi pembebasan buruh dalam FGD May Day 2026 ...