Jumat
17 April 2026 | 7 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kelompok Kerja Madrasah Jawa Timur Dukung Risma-Gus Hans, Ini Alasannya

pdip-jatim-241113-madrasah-dukung-RGH-1

MALANG – Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Provinsi Jawa Timur resmi deklarasikan dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3 Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

Deklarasi dukungan tersebut digelar di Cafe Swara Alam, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (13/11/2024) pagi, yang dihadiri 400-an peserta KKM dari seluruh wilayah Jatim.

Koordinator KKM KH Sholehuddin mengatakan jika deklarasi dukungan KKM kepada paslon nomor urut 3 bukan tanpa alasan.

Dia menyebut perhatian dan gagasan yang diusung Risma-Gus Hans merupakan yang terbaik untuk menunjang pendidikan. Khususnya kepada madrasah dan pondok pesantren di Jawa Timur yang akan mendapat perhatian secara adil dari pemerintah.

“Maka kita deklarasikan dukungan disini. Kita akan terus menggalang dukungan dan turut mengawal kemenangan Bu Risma-Gus Hans,” kata KH Sholehuddin.

“Bersama Bu Risma Gus Hans, madrasah akan semakin maju, bermutu, mendunia. Kita doakan agar bisa memimpin dan menjadi Gubernur Jawa Timur, Aamiin,” ucapnya.

Doa senada juga dipanjatkan KH Mukhlas Tajudin, tokoh masyarakat dalam pidatonya di acara bertajuk Madrasah Bersatu Jawa Timur Bermutu ‘Deklarasi Dukungan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur’ tersebut.

“Harapannya karena kita ingin pendidikan kita agar lebih maju. Bu Risma dan Gus Hans adalah pasangan yang sangat cocok terlepas dari sepak terjang beliau yang sudah terkenal luar biasa di Surabaya,” ujar ujar KH Mukhlas Tajudin.

“Juga karena yang satu sangat nasionalis dan satunya religius jika kita padukan pada pendidikan ini pasti dua-duanya dapat berjalan selaras,” sambung dia.

Menurutnya, pasangan Risma-Gus Hans akan memprioritaskan pesantren, dan dunia pendidikan. “Insya Allah, mari kita doakan bersama-sama agar dapat memimpin Jawa Timur nggih,” lanjut KH Mukhlas.

Dalam pidatonya, Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3 Tri Rismaharini menyampaikan jika jumlah madrasah dan pondok pesantren di Jawa Timur hampir mencapai 50 persen dari total sekolah-sekolah yang ada. Maka sudah seharusnya pemerintah dapat memberikan perhatian secara merata.

Risma mengungkapkan, kalau jumlah madrasah dan pondok pesantren di Jawa Timur berbeda dengan provinsi lain.

Menurutnya, provinsi lain pasti proporsinya berbeda, tapi khusus di Jawa Timur hampir 50 persen itu madrasah dan pondok pesantren.

“Maka dari itu saya ingin menyampaikan, ini tidak fair (adil) jika pemerintah hanya memperhatikan kepada sekolah formal sekolah negeri dan swasta,” ujar Risma.

“Hampir 50 persen anak bangsa kita dititipkan di madrasah-madrasah, pondok pesantren. Jika terjadi ketimpangan akibat kurangnya perhatian dari pemerintah, menurut saya ini tidak adil. Itu pentingnya kenapa semuanya harus disetarakan, adil, dan merata,” paparnya. (ian/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...