Minggu
06 September 2026 | 2 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaring Aspirasi dan Masukan Langsung ke Kampung, Adi Sutarwijono: Jadi Bahan Baku Kebijakan

pdip-jatim-241108-awi-reses

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono melakukan penjaringan aspirasi masyarakat dengan menggelar reses. Adi bertemu masyarakat di berbagai wilayah untuk menjaring berbagai usulan pembangunan.

Legislator yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini turun langsung ke berbagai kampung di wilayah Kecamatan Rungkut, Sukolilo, Wonocolo, Sukolilo, Gununganyar, Mulyorejo, dan Bulak.

Penjaringan aspirasi ini juga menyerap berbagai masukan dan problem yang harus dicarikan solusinya.

Adi pun menyampaikan program pembangunan seperti sarana dan prasarana kampung. Seperti perbaikan jalan atau pavingisasi, pembenahan saluran air, penerangan jalan umum, pemfungsian balai RW, dan lain sebagainya.

“Kota Surabaya berkembang sedemikian maju karena partisipasi masyarakat, gotong royong warga, yang berlangsung luar biasa,” ungkap Adi Sutarwijono di Surabaya, dikutip Kamis (7/11/2024)

Dia menambahkan, keterlibatan warga menunjukkan rasa memiliki atau handarbeni terhadap kampung dan lingkungannya. Dengan begitu, artinya pembangunan di semua lini di kota ini digerakkan dengan semangat besar.

Adi menjelaskan bahwa usulan pembangunan dan masukan warga masyarakat akan menjadi bahan baku kebijakan di Kota Surabaya. Dia memuji peran aktif pengurus-pengurus kampung dan Kader Surabaya Hebat (KSH) dalam mendeteksi berbagai problem sosial di wilayahnya.

Peran mereka memberi dampak luar biasa Angka kemiskinan dan balita stunting terus ditanggulangi dan angkanya dapat ditekan turun.

Pada tahun anggaran 2025, kekuatan APBD Kota Surabaya sebesar Rp 12,3 triliun.

Ini diantaranya terdistribusi ke berbagai urusan pemerintahan. Terbesar untuk mengawal kebijakan pendidikan gratis di level SD negeri dan SMP negeri.

“Bagi pelajar yang berasal dari keluarga tidak mampu, diberikan bantuan seragam gratis. Juga diberikan beasiswa Pemuda Tangguh bagi pelajar SMA/SMK negeri dan swasta. Kita berharap, anak-anak, para pelajar dapat mewujudkan masa depan yang lebih baik,” kata Adi.

Di bidang kesehatan, Kota Surabaya telah menerapkan pelayanan berbasis KTP yang dibiayai APBD melalui BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Rumah sakit baru juga didirikan di kawasan Surabaya timur. Diharapkan selesai 2024 dan beroperasi di tahun 2025.

Juga akan dibangun rumah sakit Surabaya selatan tahun 2025. Direncanakan, Pemkot Surabaya punya 4 rumah sakit termasuk RSUD Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (RS BDH).

“Ini bakal mengatasi sejumlah hambatan dalam pelayanan kesehatan karena mengurangi tumpukan pasien,” pungkas mantan wartawan yang akrab disapa Awi ini. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...