Rabu
03 Juni 2026 | 10 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Panen Raya di Tawanganom, Sujatno Ungkap Perda Perlidungan Petani Belum Diperbupkan

IMG-20241028-WA0120_copy_649x434

MAGETAN – Upaya menyerap aspirasi petani, Calon Bupati Magetan nomor urut 3, Sujatno, hadir serta dalam panen raya  padi di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Senin (28/10/2024).

Kehadiran Sujatno menunjukkan komitmennya untuk mendukung dan memperhatikan kesejahteraan petani di wilayah Magetan yang telah dituangkan dalam visi misinya.

Sujatno yang juga menjabat Ketua HKTI Magetan berdialog langsung dengan para petani, mendengarkan keluhan dan harapan mereka. Beberapa permasalahan yang diungkapkan para petani antara lain sulitnya akses pupuk saat musim tanam

Sujatno juga terjun langsung melihat perkembangan padi yang ditanam oleh wakil Ketua HKTI dengan pengaturan komposisi pupuk antara organik dan kimia yang pas, sehingga tidak mengurangi hasil panen.

Secara teknis teman-teman HKTI ini sangat luar biasa, Wakil Ketua, Sekretaris ini semua ahli pertanian. Ini sesuai dengan data rata-rata pupuk NPK ini biasanya 3 kwintal/hektar bisa dipangkas menjadi 1,75 kwintal/hektar.

Urea dari 2 kwintal/hektar bisa menjadi 1 kwintal/hektar, tapi ditambah pupuk organik 3-6 kwintal/hektar dan pupuk organik cair 5-7 liter/hektar. “Ternyata dengan biaya lebih murah ini, hasilnya lebih bagus,” jelas Sujatno.

Dengan penerapan pupuk organik yang tepat bisa membantu para petani mengurangi penggunaan pupuk kimia. Namun demikian, petani juga harus terus dilakukan edukasi agar bisa menerapkan pemupukan itu dengan baik sesuai dengan takaran.

“Ke depan akan kita siapkan demlot-demlot pertanian dengan diversifikasi pupuk kimia dan organik yang hasilnya nanti bisa di uji coba. Karena petani kita ini memang perlu contoh,” ujarnya.

Ditambahkan Sujatno, diversifikasi pupuk kimia dan organik ini adalah salah satu upaya untuk menekan mahalnya harga pupuk kimia, sehingga biaya produksi pertanian padi menjadi lebih rendah namun tidak mengurangi hasil panen.

“Saya akan menyiapkan lahan- lahan dengan pengurangan pupuk kimia dan penambahan pupuk organik tapi hasilnya akan lebih bagus,” imbuhnya.

Selain diversifikasi pupuk, jika terpilih sebagai Bupati Magetan Sujatno juga akan membuat Peraturan Bupati (Perbub) sebagai Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Petani yang sudah ada.

“Untuk mensubsidi hasil panen, kami sudah ada Perda Perlindungan Petani. Nah, ini nanti akan kita buatkan Perbub dalam pelaksanaannya,” kata Sujatno.

Petani ini harus jadi perhatian. Selain saluran irigasinya harus di tata, tapi juga harus di edukasi dengan diversifikasi pupuk.

Dengan keterlibatannya dalam kegiatan panen padi ini, Sujatno berharap bisa semakin memahami kebutuhan petani Magetan dan memberikan solusi konkret untuk kesejahteraan mereka.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...
KABAR CABANG

Erma PDIP Tegaskan Pancasila Sebagai Penuntun Kebijakan dan Kontrol Pemerintahan

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa seluruh kader Partai ...
SEMENTARA ITU...

Saat Rombong Es Teh Bantuan Bupati Kediri Datang, Harapan Baru Mbah Mari Ikut Tiba

Mbah Mari, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah menerima ...