Minggu
18 Oktober 2026 | 4 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siapkan Pelatihan, Cabup Kediri Dhito Dorong Pegawai Honorer Berwirausaha

pdip-jatim-241019-masbup-honorer

KEDIRI – Calon bupati Kediri nomor urut 02 Hanindhito Himawan Pramana mendorong pegawai tidak tetap (PTT) di instansi pemerintah untuk mau membangun kemandirian usaha.

Dorongan itu didasari keprihatinannya dengan para tenaga honorer itu yang telah puluhan tahun bekerja belum mendapatkan kesempatan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Disisi lain, problem yang ada, formasi pengangkatan P3K dari pusat selalu terbatas. Bahkan, terbaru menurut dia, formasi P3K di Kabupaten Kediri hanya kisaran ratusan.

“Ngapunten mau sampai kapan mereka mau menggantungkan dari P3K,” katanya usai kampanye di Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Jumat (18/10/2024).

Mas Dhito sapaan akrabnya menyatakan, disamping akan mengupayakan supaya formasi P3K itu bisa lebih longgar, pihaknya menilai penting bagi pegawai honorer untuk mau berwirausaha.

Pihaknya bahkan menyatakan kesiapannya jika kembali terpilih di periode kedua untuk memfasilitasi para pegawai honorer supaya bisa berwirausaha.

“Kita latih mereka untuk bisa mandiri dan berwirausaha, baik itu bantuan modal, alat, pendampingan sampai dinyatakan mereka mendapatkan keuntungan yang lebih baik,” tambahnya.

Kesempatan untuk mendapatkan pelatihan itu tidak hanya diberikan bagi PTT, melainkan juga guru tidak tetap (GTT) termasuk para kader di desa-desa.

Diakui Mas Dhito, sejauh ini dalam pemerintahannya di periode pertama, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan bagi para pegawai honorer dan kader, dilakukan dengan pemberian insentif.

“Mau tidak mau mereka kan setiap tahun mengharapkan kenaikan insentif, terus mau sampai kapan,” tuturnya.

Dorongan untuk berwirausaha yang digagas Mas Dhito itu pun mendapatkan respon positif dari Asma Fauna, 53, penjaga koperasi sekolah di SMP 2 Gurah beserta temannya Suyanti, 45 yang bekerja sebagai petugas perpustakaan.

Asma mengaku telah 30 tahun menjadi PTT, adapun Suyanti 25 tahun. Selama ini diakui, keduanya masih mengandalkan tambahan penghasilan dari pemberian insentif dari pemerintahan Mas Dhito.

“Kita sangat berterima kasih karena mau dibantu untuk usaha, dengan memiliki usaha kita kan setiap harinya ada masukan, ” ucap Suyanti. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...
LEGISLATIF

Warga Durenan Titip Aspirasi Irigasi dan Antisipasi Banjir kepada Deni Wicaksono

TRENGGALEK – Perbaikan irigasi, antisipasi banjir, dan peningkatan produktivitas panen menjadi aspirasi warga ...