Sabtu
01 Agustus 2026 | 4 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Desa Paberasan Launching ‘Beras Pote’, Mbak Nia Siap Bantu Promosikan

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-16102024

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mendukung langkah Pemerintah Desa (Pemdes) Paberasan, Kecamatan Kota, untuk mengelola produk lokal berupa hasil pertanian masyarakat setempat berupa ‘beras pote’ (beras putih).

Hal itu, ia sampaikan saat menghadiri launching ‘Beras Pote’ di Balai Desa Paberasan, Selasa (15/10/2024). ‘Beras pote’ merupakan program Desa Berdaya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim.

Mbak Nia, panggilan akrab Nia Kurnia Fauzi, mengatakan bahwa pihaknya siap membantu mempromosikan program ‘beras pote’ milik Desa Paberasan.’Beras pote’ merupakan produk lokal yang bahan bakunya berasal dari petani padi di desa tersebut.

“Kita akan bantu, tentu ini harus kita dukung karena bersifat pemberdayaan. Nanti saya sebarkan informasi tentang ‘beras pote’ secara luas, tidak hanya antardesa atau kecamatan, namun bisa antarkabupaten,” ujarnya.

Mbak Nia menegaskan, dirinya juga memastikan akan menggunakan beras produk lokal tersebut untuk kebutuhan rumah tangga karena memiliki kualitas yang tidak kalah dengan beras lain di pasaran.

“Saya akan menggunakan beras ini di rumah. Saya tadi juga merasakan nasi dari ‘beras pote’, enak kok. Makanya saya akan pakai beras ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, istri Cabup Achmad Fauzi Wongsojudo itu mengingatkan, pengelolaan produk unggulan ini harus dilakukan secara profesional, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak masyarakat.

“Yang penting ke depan harus dikelola secara baik. Produk ini berasnya kan dari hasil produksi petani Desa Paberasan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh, menjelaskan, seluruh bahan baku “beras pote” berasal dari hasil produksi petani di Desa Paberasan. Terobosan ini sebagai upaya untuk pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Beras ini berasal dari gabah petani di Desa Paberasan, dengan lahan pertanian yang luas dan padi menjadi produk unggulan, makanya kita melalui BUMDes memproduksi sendiri beras kemasan ini,” ungkapnya.

Saleh menjelaskan, secara keseluruhan lahan pertanian padi di Desa Paberasan lebih dari 170 hektar. Sejak dulu, Desa Paberasan dikenal sebagai daerah penghasil padi, sehingga peluncuran beras kemasan sejalan dengan produk unggulan desa.

“Sejarahnya Desa Paberasan ini pemasok beras untuk kebutuhan Keraton Sumenep, karena padi di sini tumbuh subur dan itu sudah sejak lama,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Ginuk Magetan Gotong Royong Perbaiki Jalan, Rita Haryati Sawer 27 Drum Aspal

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati turut kerja bakti dan membaur bersama ...
LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Krisis Air Bersih sebagai Prioritas Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menetapkan penanganan krisis air bersih akibat ...