Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Praktik Korupsi di Surabaya, DPRD Bangun Sinergi dengan KPK

PDIP-Jatim-Adi-Sutarwijono-15102024
Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Didik Agung Widjanarko (kiri) bersama Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono (kanan) sesuai rapat koordinasi di Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (14/10/2024).

SURABAYA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama DPRD Surabaya sepakat jalin sinergi guna memberantas korupsi di Kota Pahlawan. Langkah tersebut diawali dengan rapat koordinasi dan supervisi yang digelar di ruang paripurna, Senin (14/10/2024).

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, mengatakan bahwa kunjungan KPK menjadi pengingat untuk terus menjaga integritas dalam mengawal kebijakan.Terlebih, Kota Pahlawan terbukti berhasil menjaga tranparansi lewat beberapa indikator KPK, yakni MCP, SPI dan LHKPN.

Surabaya meraih skor 97 pada monitoring center for prevention (MCP), lalu survei penilaian integritas (spi) 2023 terkait level resiko berada di angka 79, 6 atau terjaga, dan DPRD Surabaya menjadi instansi yang tingkat kepatuhan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) mencapai 91,54 persen.

“Korupsi yang sama-sama kita cegah dengan melakukan pengawasan, hak budgeting dan legislasi karena kami mitra kerja Pemkot Surabaya,” ujar Awi, sapaan akrabnya, saat ditemui usai rakor.

Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya itu pun menegaskan, proses penganggaran di DPRD akan dikawal, termasuk pokok pikiran (pokir) agar pertanggungjawaban kerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Pokir kita sepakati berlaku di DPRD Surabaya. Jadi, usulan melalui hasil reses dimasukkan, lalu tidak kita urusi lagi, yang mengerjakan adalah Pemkot Surabaya sehingga pertanggungjawaban pekerjaan itu betul-betul diperjelas bagi warga Surabaya,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Didik Agung Widjanarko, turut mengungkapkan keinginannya bersinergi dengan DPRD Surabaya. Menurutnya, DPRD dapat menjadi motor pencegahan di lingkup pemerintah daerah.

“Mereka jadi motor bagi pencegahan di pemda. Kami harap peran serta bersama DPRD melakukan pencegahan di lingkungan pemda,” ucapnya.

“Kita roadshow ke DPRD agar tidak terjadi seperti yang sebelumnya. Saya harap Kota Surabaya bisa jadi best practice untuk daerah lain,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...