Minggu
27 September 2026 | 3 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Inda Raya Tegaskan, “Dadi Juara” Bukan Calon Boneka di Pilwali Madiun

pdip-jatim-241011-inda-kampanye-1

MADIUN – Calon Wali Kota Inda Raya Ayu Miko Saputri, mengklarifikasi dengan tegas tuduhan bahwa dirinya dan pasangannya, Aldi Dwi Prastianto (Dadi Juara), dianggap sebagai “calon boneka” dalam Pilkada Kota Madiun 2024.

Isu ini muncul menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Madiun yang semakin dekat.

Dalam pertemuan dengan komunitas pasar dan tokoh masyarakat pada Selasa (8/10/2024), Inda menyampaikan bahwa pencalonannya didorong oleh visi yang jelas: untuk memenangkan hati masyarakat dan membawa perubahan positif.

“Jika ada yang beranggapan kami sebagai paslon boneka, itu sama sekali tidak benar. Kami maju dengan semangat yang kuat untuk meraih kemenangan, bukan untuk memecah suara,” tegas Inda.

Acara tersebut dihadiri berbagai komunitas, termasuk Paguyuban Pasar Kotak dan Paguyuban Pasar Burung Srijaya. Inda juga meminta maaf kepada masyarakat terkait beberapa janji yang belum terealisasi selama masa jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Madiun.

“Saya minta maaf jika selama lima tahun terakhir belum dapat memenuhi harapan masyarakat sesuai janji yang kami buat,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa keterbatasan kewenangan saat itu menjadi salah satu penyebabnya. Dengan menjadi wali kota, Inda berkomitmen untuk lebih aktif dalam merealisasikan janji-janji tersebut.

Inda juga menyoroti bahwa keputusan untuk maju dalam Pilkada mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk putusan Mahkamah Konstitusi yang memungkinkan partai dengan lebih dari 10% suara untuk maju tanpa koalisi.

Di samping menjawab isu “calon boneka”, Inda dan Aldi mempresentasikan program unggulan mereka, seperti insentif untuk RT/RW, pendidikan gratis di sekolah swasta, dan pinjaman modal usaha tanpa jaminan.

Semua program ini dirancang berdasarkan aspirasi masyarakat dan kapasitas anggaran daerah.

“Kami yakin bahwa semua kebijakan yang diterapkan di Kota Madiun harus berasal dari kebutuhan dan keinginan masyarakat,” jelasnya.

Dengan sikap tegas dan program-program yang konkret, Inda berharap dapat meraih kepercayaan masyarakat Kota Madiun dan mewujudkan perubahan nyata untuk Kota Madiun. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Perlindungan Data Warga untuk Cegah Pinjol Ilegal

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memperkuat sistem pelindungan data pribadi ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono: Aspirasi Anak Muda Harus Berujung Kebijakan, Bukan Berhenti di Forum

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, persoalan yang disampaikan ...
KOLOM

Guruh Soekarnoputera: Seniman Besar, Marhaenis, dan Pejuang Partai

Oleh: Hasto Kristiyanto* INDONESIA kembali berduka. Pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB, di Rumah Sakit ...
KRONIK

Akad Massal KPR Subsidi di Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Akses Rumah Terjangkau

BANYUWANGI – Sebanyak 100 keluarga di Banyuwangi mengikuti akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, ...
SEMENTARA ITU...

Ngaji Pusaka Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda, Doding: Kenalkan Keris sebagai Warisan Budaya

TRENGGALEK – Tradisi Ngaji Pusaka dalam rangkaian Bersih Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, ...
LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...