Selasa
16 Juni 2026 | 6 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ngopi Bareng dengan Lintas Komunitas, Teguh Haryono Sampaikan Pentingnya Menyiapkan Bojonegoro ke Depan

IMG-20241006-WA0062_copy_726x471

BOJONEGORO – Calon Bupati Bojonegoro nomer urut satu, Teguh Haryono yang berpasangan dengan Farida Hidayati hadir di Ngopi (Ngobrol apik-apik) dengan relawan dan masyarakat Bojonegoro di Cafe Joglo Delik,  Sabtu (5/10/2024).

Ngopi bareng ini adalah sebagai sarana dialog dan diskusi untuk memecahkan masalah dan mencari solusi atas persoalsn yang dihadapi masyarakat Bojonegoro saat ini dan nanti.

Teguh Haryono yang hadir sebagai narasumber menyampaikan, untuk membangun Bojonegoro lebih maju dan berkembang di berbagai sektor, salah satunya adalah membangun industri-industri baru yang ada di desa.

“Saya bercita-cita ingin menyiapkan dan membangun industri-industri di beberapa wilayah di Bojonegoro untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu kita akan bangun infrastruktur digital yang memadai yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat agar lebih kreatif.”

“Salah satu contoh adalah untuk promosi produk lokal, yang memiliki keunikan dan keunggulan, dengan fasilitas digital yang memadai bisa digunakan masyarakat untuk berjualan,” ujarnya dengan optimis.

Teguh Haryono yang juga seorang Pakar Ketahanan Budaya menambahkan ada 7 program yang telah disiapkan untuk mempercepat proses pembangunan di Bojonegoro.

Salah satunya adalah Inkubasi bisnis untuk UMKM, terutama di bidang teknologi dan ekonomi kreatif.

Digitalisasi UMKM, agar usaha-usaha kecil dan menengah di Bojonegoro dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Dengan program ini, Teguh dan Farida berharap dapat membangun masyarakat yang sehat dan kreatif, serta mampu bersaing di era global.

Prof Dr Muslih, Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menjadi narasumber, memberikan pandangannya terhadap Bojonegoro kedepan.

“Orang Bojonegoro itu luar bisa, dan Bojonegoro harus dibawa kemana, kita harus mengembalikan citra Bojonegoro untuk bersaing dengan daerah lain,” pesan pria yang lahir di Desa Sarirejo Kecamatan Balen.

Prof Muslih menambahkan, Bojonegoro harus ada terobosan terutama terkait kepemimpinan, karena yang tampil ini adalah putra terbaik Bojonegoro.

“Dan yang bisa mengalahkan globalisasi atau produk-produk luar adalah hasil karya lokal yang memiliki keunikan dan menarik, sehingga siapapun yang menjadi pemimpin Bojonegoro harus memikirkan kemaslahatan umat,” tutupnya. (dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Usung Spirit Jas Merah, PAC Karangrejo Magetan Bersih-bersih Punden

MAGETAN — Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, menggelar aksi kerja ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Blitar, Budaya Jadi Jembatan Menanamkan Nilai Pancasila

Ribuan warga memadati Alun-Alun Kanigoro dalam peringatan Bulan Bung Karno yang menghadirkan wayang kulit, macapat, ...
LEGISLATIF

Respons Aksi Mahasiswa, Ketua DPRD Kota Malang Minta MBG Dievaluasi Menyeluruh

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis ...
HEADLINE

Hasto Kristiyanto Ungkap 3 Pesan Moral Gatotkaca: Berani Bela Kebenaran dan Keadilan

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkap tiga pesan moral dari tokoh pewayangan Gatotkaca dalam ...
KRONIK

Tahun Baru Hijriah, Bupati Ipuk Minta ASN Tebar Kepedulian dan Perkuat Kolaborasi Layani Masyarakat

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh ASN bergotong royong menyalurkan donasi untuk ...
KRONIK

Di Istana Gebang, Seniman-Budayawan Menitipkan Tawa dan Tangis Mereka

Renovasi Istana Gebang di Kota Blitar disambut antusias para pelaku seni dan budayawan. Bagi mereka, rumah masa ...