Jumat
25 September 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Menilai Masih Sangat Minim, MuRah Siap Naikkan Insentif RT/RW dan BPD se-Jombang

pdip-jatim-240929-murah-1

JOMBANG – Pasangan Bacabup dan Bacawabup Jombang Mundjidah Wahab-Sumrambah (MuRah) siap menaikkan insentif untuk RT/RW dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masing-masing Rp 200 ribu dan Rp 500 ribu per-bulan.

“Insentif langsung diberikan masing-masing Rp 200 ribu perbulan untuk RT-RW dan Rp 500 ribu untuk BPD, sesuai permintaan rekan-rekan,” ungkap Sumrambah di Jombang, Sabtu (28/9/2024).

Komitmen itu dia sampaikan usai blusukan dan melakukan dialog bersama warga desa dan tokoh masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jombang.

Seperti saat dialog dengan warga Wesa Watudakon, Kecamatan Kesamben, dia menerima keluhan bernada protes dari masyarakat.

Baca juga: Blusukan ke Desa-Desa, Sumrambah Janjikan Jaminan Kesehatan 100 Persen Merata

Yakni terkait besaran dana insentif kepada masing-masing RT dan RW di Jombang yang dinilai masih sangat minim. Yakni Rp 900 ribu per tahun.

Namun dalam praktiknya, masing-masing pemerintah desa alokasinya begitu beragam, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing desa.

Dana insentif tersebut dialokasikan pada 2 pos, yakni dana operasional sebesar Rp 600 ribu dan Rp 300 ribu untuk penanganan sampah tingkat rumah tangga.

Sumrambah menambahkan, dana tersebut nantinya akan didorong melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai program unggulan pasangan Mundjidah-Sumrambah, yakni Rp 3 miliar tiap desa untuk penguatan pembangunan desa berdasarkan perencanaan pembangunan partisipatif.

Diketahui, kisaran APBDes di Kabupaten Jombang berkisar Rp 800 juta-1.1 miliar per-tahunnya. Angka tersebut dinilai masih bisa untuk ditingkatkan, tergantung pada produktivitas desa.

“Saya sampaikan kepada ibu (Mundjidah), Bu kita ini sudah sama-sama berumur, kalau sudah begini ayo kembali kita goreskan sejarah baik untuk Kabupaten Jombang di 5 tahun mendatang,” ungkap Sumrambah.

Keduanya juga berkomitmen untuk membagi tugas, sementara Mundjidah bergerak di bidang-bidang non-lapangan, Sumrambah diberikan tugas untuk memimpin sektor lapangan.

Selain insentif RT/RW dan BPD, paslon Murah juga menyiapkan dana operasional pertanian untuk golongan tani.

“Jadi, itu nanti yang akan kami kerjakan manakala dipercaya kembali memimpin Kabpuaten Jombang,” pungkasnya. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...
SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...