Kamis
11 Juni 2026 | 8 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menteri yang Disebut Profesional Justru Timbulkan Masalah

pdip-jatim-hasto-rakercab-sby

pdip-jatim-hasto-rakercab-sbyJAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengritik adanya dikotomi menteri profesional dan menteri asal partai politik selama ini. Padahal, kata dia, menteri asal parpol juga merupakan profesional.

Sebaliknya, menurut Hasto, beberapa menteri yang selama ini disebut profesional, justru menimbulkan kegaduhan dalam pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“Persoalan-persoalan di kabinet justru berasal dari mereka yang dikatakan profesional,” kata Hasto, kemarin.

Presiden Jokowi, ungkapnya, segera merombak kabinet jilid II. Hal itu terlihat dari komunikasi presiden dengan para pimpinan parpol koalisi belakangan ini.

“Rasanya reshuffle akan dilakukan. Tapi bagi kami reshuffle bisa terjadi atas kehendak presiden,” bebernya.

Hasto mengaku tidak tahu apakah ada pembicaraan mengenai reshuffle kabinet dalam pertemuan dengan pimpinan parpol tersebut. Namun, dia menekankan, biasanya presiden akan mengomunikasikan dengan pimpinan parpol sebelum mengambil keputusan.

“Tapi pertemuan itu lebih kepada penegasan bahwa parpol beri dukungan sepenuhnya kepada bapak Presiden,” kata Hasto.

Dia menambahkan, pemerintahan Jokowi-JK perlu mendapat tambahan partai pendukung di DPR. Setidaknya, menurut Hasto, jumlah kursi koalisi pendukung pemerintah di DPR mesti melebihi 50 persen.

Oleh karena itu, dia menilai wajar isu reshuffle jilid II ini presiden perlu dukungan tambahan parpol di DPR. Misalnya, dukungan dari PAN.

Meski demikian, imbuhnya, hanya Presiden Jokowi yang bisa menjawab apakah dukungan PAN terhadap pemerintah itu kemudian dibalas pemberian kursi menteri di Kabinet Kerja.

“Tetapi, dalam logika demokrasi itu hal yang wajar. Mengingat posisi untuk dapat 50 persen plus 1 persen di DPR sangat penting,” tuturnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...