Sabtu
07 November 2026 | 9 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengukuhan Pengurus KORMI, Bupati Sugiri Minta Gali Potensi Olahraga Tradisional

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-24082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama para pengurus KORMI Kabupaten dan Kecamatan se-Ponorogo, di Pendopo Agung Ponorogo, Jumat (23/8/2024).

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo akhirnya kini memiliki pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Itu setelah Ketua KORMI Jatim, Hudiyono, mengukuhkan 49 pengurus KORMI Kabupaten Ponorogo periode 2024-2028, di Pendopo Agung Ponorogo, Jumat (23/8/2024) malam.

Setelah pengukuhan pengurus KORMI tingkat kabupaten, dilanjutkan dengan pengukuhan 210 pengurus KORMI tingkat kecamatan se-Kabupaten Ponorogo, oleh Ketua KORMI Ponorogo, Sugeng Hariyono.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang turut hadir, mengapresiasi apa yang dilakukan KORMI dalam satu waktu, yang sekaligus 2 kali pengukuhan.

“Ini keren. Kerja serentak yang dahsyat. Artinya, dalam semalam baru dikukuhkan (KORMI kabupaten) lalu mampu mengukuhkan KORMI kecamatan,” ujar Sugiri.

Menurutnya, KORMI di Ponorogo bisa menggali potensi-potensi pada masyarakat untuk bisa berolahraga secara ringan seperti olahraga tradisional. Seperti gobak sodor, egrang, betengan.

Olahraga tradisional tersebut bisa dibangkitkan kembali bahkan bisa dilombakan. Tak hanya menyehatkan, namun juga menumbuhkan rasa gembira.

“Semua potensi yang ada di Ponorogo kita usik, kita ulik, dari olahraga tradisional, tantangan, senam kebugaran, dan macam-macam,” jelas Sugiri.

“Masyarakat sehat dengan berolahraga, berkumpul, bisa menjadi ajang silaturahim, ajang prestasi bersama-sama. Pasti di situ kalau ada pergerakan pasti ada pertumbuhan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Ketua KORMI Ponorogo, Sugeng Hariyono, mengungkapkan, pihaknya akan segera merumuskan program-program untuk ke depan, terutama untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berolahraga, namun dengan biaya yang murah.

“Saya lihat akhir-akhir ini banyak orang sakit. Saya kira mereka kurang olahraga barangkali karena mahal. Makanya, kita kembali pada olahraga yang tradisional. Kita bangkitkan kembali itu dengan kemampuan masing-masing. Tidak harus mahal,” tuturnya.

“Yang paling utama bergerak dan bahagia. Kalau kita olahraga yang berat-berat, kan ekspektasinya harus menang. Barangkali kita ajak senam kreasi, berjoget. Ini yang akan kami terapkan,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Jelang Soekarno Run Blitar, Tiga DPC PDIP Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno

BLITAR – Menjelang pelaksanaan Soekarno Run yang diikuti 4.200 peserta, tiga DPC PDI Perjuangan menggelar doa ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen POPDA, Target Pertahankan Peringkat Ketiga

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melepas 98 atlet muda Kabupaten Bangkalan yang akan berlaga pada Pekan ...
KRONIK

Ijen Geopark Raih Green Card UNESCO, Sinung: Konservasi Harus Berbuah Kesejahteraan

BONDOWOSO – Status Green Card UNESCO Global Geopark yang kembali diraih Ijen Geopark menjadi pengakuan atas upaya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Rutin Kolaborasi Lintas Sektor, Inflasi Banyuwangi Terus Terjaga

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, rutin berkolaborasi lintas sektor di Tim Pengendali Inflasi ...
LEGISLATIF

Pentingnya Jalan Usaha Tani di Beji untuk Petani Dukung Swasembada Pangan

KABUPATEN PASURUAN – Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten ...
LEGISLATIF

Amithya Dorong KIK Beri Manfaat Nyata bagi 8.000 Pelaku Seni Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penguatan ekosistem pelaku seni, mulai ...