Rabu
22 Juli 2026 | 5 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Yasonna Direshuffle, Said Abdullah: Hak Prerogatif Presiden, Tak Mungkin Kami Meratapi

pdip-jatim-240520-mhsa

JAKARTA – PDI Perjuangan tak mempersoalkan reshuffle yang dilakukan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8/2024). Dalam reshuffle tersebut, Presiden melantik tiga menteri dan satu wakil menteri.

Pejabat yang diganti, salah satunya Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly. Ketua DPP PDI Perjuangan ini digantikan elite Gerindra, Supratman Andi Agtas.

Selain itu, Presiden juga melantik tiga kepala badan, yang dua di antaranya adalah badan yang baru terbentuk.

Ketua DPP PDI Perjuangan MH Said Abdullah kepada wartawan mengatakan, saat ini partainya tengah fokus mempersiapkan kontestasi pilkada, sehingga tak mempersoalkan reshuffle tersebut.

Menurutnya, republik ini menganut sistem presidensial. Artinya, presiden memiliki kewenangan mengangkat dan memberhentikan menteri atau pejabat setingkat menteri.

“Itu hak prerogatif yang diberikan konstitusi kepada presiden. Jadi kalau presiden memberhentikan menteri itu kita hormati sebagai kewenangan beliau,” kata Said Abdullah di Jakarta, Senin (19/8/2024).

Kader-kader PDIP yang menjabat sebagai menteri, jelasnya, telah diserahkan untuk berkontribusi di pemerintahan.

Partainya menghormati apapun keputusan Presiden Jokowi apabila melakukan pergantian menteri.

“Kedua, semua kader PDI Perjuangan yang sekarang menjabat sebagai menteri telah kita wakafkan untuk kebaikan sebesar-besarnya bagi optimalnya jalannya pemerintahan,” urainya.

Jadi, lanjut Said, kalau Presiden Jokowi memandang perlu ada evaluasi atau kebutuhan lainnya sehingga sejumlah kader PDI Perjuangan diberhentikan, pihaknya menghormati kebijakan tersebut.

“Sehingga tidak mungkin kami meratapi itu, karena begitulah mekanisme tata negara kita,” ujar Said.

Apalagi, imbuh politisi yang juga Ketua Banggar DPR RI tersebut, PDI Perjuangan telah berkomitmen akan mengawal pemerintahan ini sampai berakhir di bulan Oktober 2024, sesuai amanat kongres Partai.

“Kami junjung tinggi keputusan kongres tersebut karena bagian dari ketaatan kepada konstitusi kami. Lagi pula, per Oktober nanti pemerintahan berganti ke Pak Prabowo,” sebutnya.

Said menambahkan, PDI Perjuangan tengah fokus mempersiapkan pilkada. Menurut dia, partainya perlu strategi terbaik untuk menyukseskan calon yang diusung di tiap daerah.

“Kami lebih fokus memikirkan tentang pemenangan pilkada. Sebab, pilkada serentak ini memiliki makna penting sebagai bentuk pengabdian kader-kader PDI Perjuangan, untuk mendapatkan kepercayaan rakyat,” beber Said.

Sebab, imbuh Said, jalannya pemerintahan di daerah akan berdampak pada maju mundurnya daerah.

“Apalagi pilkadanya serentak sehingga kami harus memikirkan strategi yang terbaik untuk menyukseskan calon-calon yang kami usung dan dukung,” tutupnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...