Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Resmikan Rumah Anak Prestasi, Cak Eri Harap Berikan Pelatihan Terbaik untuk Anak Disabilitas

PDIP-Jatim-Eri-Cahyadi-21062024

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, meresmikan Rumah Anak Prestasi (RAP) di Jalan Dukuh Menanggal XII No. 6 Surabaya, Kamis (20/6/2024). RAP tersebut merupakan pengembangan dari RAP Kedung Cowek, RAP Nginden Semolo, dan RAP Sonokwijenan.

Wali Kota Eri mengatakan, RAP keempat itu untuk mewadahi kreativitas anak-anak disabilitas, khususnya di wilayah Surabaya selatan.

”Dengan berdirinya RAP di Surabaya selatan ini, membuktikan bahwa kita saling menguatkan. Artinya, pembangunan sumber daya alam (SDM) dilakukan merata, terutama untuk anak yang memiliki kelebihan kita siapkan,” ujar Wali Kota Eri.

Cak Eri, sapaan akrab Wali Kota Eri, menjelaskan, RAP Dukuh Menanggal dilengkapi dengan fasilitas yang lebih lengkap dari tiga RAP sebelumnya. Dia berharap, keempat RAP di setiap wilayah Kota Surabaya saling bersinergi memberikan pelatihan terbaik untuk anak-anak disabilitas.

”RAP Dukuh Menanggal ini paling besar dan fasilitasnya paling lengkap. Jadi, nanti saling bersinergi, misalnya anak-anak yang ada di RAP Nginden atau Kedung Cowek bisa melanjutkan terapinya yang kurang di RAP Dukuh Menanggal, yang alatnya lebih lengkap,” tuturnya.

Secara keseluruhan, tambah Cak Eri, fasilitas di keempat RAP hampir sama. Hanya saja di RAP Dukuh Menanggal lebih dilengkapi untuk alat terapi bagi anak-anak berkebutuhan khusus. ”Sebenarnya sama, tapi di sini alatnya lebih lengkap untuk terapi,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkot Surabaya, Anna Fajrihatin, menjelaskan bahwa penambahan fasilitas di RAP Dukuh Menanggal adalah kelas yoga, lapangan olahraga, kelas public speaking dan alat terapi yang lebih lengkap.

Secara garis besar, fasilitas di RAP Dukuh Menanggal sama dengan tiga RAP lain. Antara lain, fasilitas ruang terapi wicara, terapi akupuntur, terapi perilaku dan okupasi, dokter umum dan spesialis, fisioterapi, handycraft, melukis, menjahit, membatik, musik, modeling, fotografi, pembelajaran dan konseling, dan minimarket. Selain itu, ada juga musala untuk tempat mengaji. Bahkan ada pula ruangan untuk konsultasi dokter spesialis anak.

”Jadi, memang untuk RAP keempat ini, kita banyak belajar dari tiga RAP sebelumnya. Apa kebutuhan anak-anak, yang belum difasilitasi sebelumnya kita lengkapi RAP Dukuh Menanggal,” ujar Anna Fajrihatin.

Menurut Anna, semua fasilitas di RAP Dukuh Menanggal bisa dinikmati semua warga Surabaya secara gratis. ”Tidak ada kuota di setiap RAP, warga Surabaya bisa mendapatkan fasilitas dan layanan secara gratis,” jelasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...