Selasa
11 Agustus 2026 | 11 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPD PDIP Se-Indonesia Kecam Penyitaan Barang Staf Hasto oleh Penyidik KPK

pdip-jatim-240614-dpd-dpd

JAKARTA – Jajaran Pimpinan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPD PDIP mengecam tindakan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kompol Rossa Purbo Bekti terhadap staf Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi.

Kecaman ditujukan atas penyitaan barang milik Kusnadi, seperti buku catatan, ponsel, hingga buku tabungan.

“Kami merasakan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan,” kata Sekretaris DPD PDIP Maluku Utara Asrul Rasyid Ichsan mewakili jajaran DPD PDIP se-Indonesia di kantor Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Juni 2024.

Asrul menyampaikan pernyataan sikap tersebut didampingi oleh sejumlah pimpinan DPD PDIP lainnya, yakni Ketua DPD PDIP NTB Rahmat Hidayat, Ketua DPD PDIP Maluku Utara Muhammad Sinen, Ketua DPD PDIP Sumatera Selatan Giri Kiemas, dan Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Pantas Nainggolan.

Lebih lanjut, Asrul menekankan, seluruh kader PDIP dari tingkat anak ranting, ranting, Dewan Pimpinan Cabang (DPC), hingga DPD di seluruh wilayah Indonesia menolak penyitaan barang-barang Kusnadi yang dilakukan Rossa saat pemeriksaan saksi sebagai saksi di KPK.

“Seluruh jajaran partai dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah, cabang, ranting dan anak Ranting akan bersatu di seluruh Indonesia untuk mengawal kepentingan PDI Perjuangan,” tuturnya.

Asrul menilai pemanggilan Kusnadi yang dilakukan oleh Rossa tidak dilakukan sesuai prosedur pemanggilan yang sah. Tak sampai di situ, dia juga meminta meminta agar KPK bersikap tegas menuntaskan dugaan pemeriksaan sewenang-wenang itu.

“KPK jangan ragu untuk menegakkan disiplin guna mengungkapkan siapa di belakang Rossa Purba Bekti,” ujarnya.

Sebelumnya, Kusnadi melaporkan penyidik KPK Rossa Purba Bekti atas dugaan melakukan penyitaan ponsel dan buku catatan milik Hasto Kristiyanto, Senin kemarin. KPK memeriksa kembali Hasto untuk mencari tersangka suap terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku.

Juru Bicara PDIP Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim menilai penyitaan yang dilakukan penyidik KPK tidak tertib hukum. Ia menduga ada tujuan lain di balik penyitaan ini karena buku catatan Hasto disebut berisi strategi pemenangan PDIP untuk Pilkada 2024.

“Lembaga anti-korupsi tersebut harus diselamatkan dari oknum-oknum yang membawa kepentingan politik di luarnya dengan kredo ‘main sita’ atau ‘main rampas’ demi kepuasan pemberi order,” kata Chico kemarin. (tempo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...