Minggu
20 September 2026 | 2 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Kota Probolinggo Buka Penjaringan Bacawali dan Bacawawali, Gratis Tanpa Mahar

IMG-20240423-WA0024

KOTA PROBOLINGGO – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo membuka pendaftaran dengan cara yang terbuka dan transparan. Pendaftaran akan dilakukan mulai tanggal 21 April 2024 hingga 30 Mei 2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, H. Nasution, menyatakan bahwa sesuai dengan instruksi dari DPP, setiap pengurus di daerah diminta untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik daerah yang berkeinginan untuk maju dalam Pilkada, khususnya Pilwali Probolinggo, baik sebagail bakal calon wali kota (bacawali) maupun bakal calon wakil walikota (bacawawali) Probolinggo.

Menurut Nasution, sapaan akrabnya, calon yang ingin mendaftar dapat langsung datang ke kantor DPC PDI Perjuangan yang berlokasi di Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Kami diminta untuk membuka penjaringan dan pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota sesuai instruksi dari ibu ketua umum. Siapapun putra daerah yang ingin maju, kami mengundang mereka untuk mendaftar,” ujar Nasution Selasa, (23/4/2024).

DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo akan tunduk dan patuh terhadap perintah partai, sehingga calon yang mendaftar akan diputuskan oleh DPP.

“Tidak ada biaya atau mahar politik yang harus dibayarkan, termasuk biaya formulir pendaftaran yang kami berikan secara gratis,” tegas H. Nasution.

Sementara itu, Ketua tim 5 pendataran dan penjaringan, Agus Rudiyanto Ghaffur, menjelaskan bahwa proses pendaftaran akan diawali dengan pengambilan formulir oleh calon yang kemudian harus dikembalikan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Selanjutnya, panitia akan melakukan penjaringan, penyaringan, serta fit and proper test bersama Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Salah satu hal yang juga menjadi pertimbangan dalam penentuan calon adalah kesiapan finansial, mengingat adanya biaya politik yang harus ditanggung dalam Pilkada atau Pilwali, seperti biaya kampanye dan biaya saksi.

“Hal ini merupakan hal yang wajar dalam dunia politik,” tutup Agus.

Dengan demikian, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo memastikan bahwa proses pendaftaran calon untuk Pilkada Tahun 2024 berjalan dengan transparan, adil, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Semua putra-putri terbaik daerah diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk ikut serta dalam membangun Kota Probolinggo ke arah yang lebih baik. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...
HEADLINE

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, ...
SEMENTARA ITU...

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak ...
KRONIK

Soekarno Run Banyuwangi Spektakuler, Said: Kalau Jateng Punya Borobudur, Jatim Punya Banyuwangi

BANYUWANGI – Ribuan warga Banyuwangi mengikuti Soekarno Run. Mereka tampak bersemangat mengikuti kegiatan yang ...