Selasa
03 November 2026 | 8 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Petani Tembakau Dukung Ganjar Permudah Ketersediaan Pupuk Subsidi

PDIP-Jatim-Ganjar-dan-Petani-Tembakau-28122023

KLATEN – Para petani tembakau di Kabupaten Klaten senang bisa bertemu dengan Ganjar Pranowo di Gudang Tembakau Empatlima Desa Mireng, Kecamatan Trucuk, Klaten, Rabu (27/12/2023). Mereka menyatakan dukungannya pada Capres 2024 nomor urut 3 itu guna mempermudah ketersediaan pupuk, khusus petani tembakau.

Ketika tiba di lokasi, Ganjar langsung menemui puluhan petani tembakau dan melakukan dialog. Ganjar juga melihat kualitas tembakau yang tersedia di gudang tersebut.

Humas Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Klaten, Juwandi, mengatakan bahwa ia mengapresiasi Ganjar yang telah memperjuangkan kemudahan petani tembakau untuk mendapatkan pupuk.

“Iya sangat bagus. Pak Ganjar memikirkan petani tembakau dengan mempermudah mendapatkan pupuk,” ujar Juwandi.

Juwandi juga menjelaskan, selama ini, petani tembakau khususnya di Klaten kesulitan mendapatkan pupuk. Bukan hanya tidak mendapat subsidi, tapi stok pupuk memang tidak mencukupi dari kebutuhan petani. “Untuk tembakau tidak mendapat subsidi. Itu pun masih sulit mendapatkan pupuk meskipun beli,” lanjutnya.

Menurut Juwandi, ada sekitar 3000 hektar lebih lahan tanam tembakau di Klaten. Satu hektare membutuhkan pupuk ZA sekitar 4-6 kuintal. “Masalahnya petani kesulitan mendapatkan pupuk, sehingga kami mendukung komitmen Pak Ganjar dalam mempermudah pupuk khusus petani tembakau,” tegasnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa petani tembakau sulit mendapatkan pupuk, meskipun tidak bersubsidi. Maka, perlu ada pabrik yang memproduksi pupuk dan didistribusikan dengan benar.

“Untuk pengelola pupuk, dengarkan, bagi petani yang tidak mendapatkan pupuk subsidi tolong dipenuhi kebutuhannya,” ujar Ganjar.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyinggung perlunya mekanisasi pertanian, misalnya petani butuh kultivator, alat pertanian untuk pengolahan tanah sekunder. “Karena banyak tenaga yang semakin berkurang, bantuan ini sangat perlu,” tuturnya.

Dan terakhir soal harga, mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan sangat fluktuatif dan bergantung terhadap cuaca. Tapi potensi tembakau harus dikembangkan. “Tapi produksi tembakau Klaten ini bisa ekspor dan ini potensi yang harus dikembangkan,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...