Sabtu
05 September 2026 | 2 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

FKUB Sumenep Berbagi dengan Masyarakat Lintas Agama, Gus Qusyairi: Merawat Cinta Kasih Sesama Manusia

PDIP-Jatim-Gus-Qusyairi-22112023

SUMENEP – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep menggelar bakti sosial (baksos) dengan berbagi sembako kepada masyarakat lintas agama. Ada sebanyak 200 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat muslim dan non-muslim.

Acara baksos diawali dengan doa bersama lintas agama, dan dipimpin langsung oleh masing-masing tokoh agama. Antara lain, Pendeta Yusuf (Kristen), Romo Kornilus Kopong (Katholik), Koh Sugiyanto (Buddha), Imam Santoso (Kong Hu Chu), dan K. Ahmad Suyuti (Islam).

Ketua FKUB Sumenep, KH. Qusyairi Zaini, menyampaikan, pembagian baksos bertujuan untuk bersilaturrahim antarumat beragama, dan juga sebagai implementasi nilai-nilai kasih sayang kepada sesama manusia yang menjadi ajaran semua agama.

“Semua agama mengajarkan nilai-nilai cinta kasih. Para pemeluk agama seharusnya selalu menumbuhkan dan merawat cinta kasih itu kepada sesama manusia sehingga tercipta kehidupan yg harmoni, rukun dan damai. Dalam Islam, cinta kasih kepada sesama menjadi syarat diraihnya cinta Tuhan bagi hambanya, ‘innama yarhamu Allahu min ‘ibadihi ar-ruhamaa’. Dalam Yohanes 15:12, Yesus berpesan ‘Saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu’,” ujarnya.

Gus Qusyai, sapaan akrab KH. Qusyairi Zaini, berharap, dengan diadakannya acara baksos seperti ini, seluruh umat beragama bisa bersatu untuk tetap merawat kerukunan, terlebih saat tensi politik mulai naik menjelang Pemilu 2024.

“Persatuan harus tetap utuh dan tidak dirusak oleh hal-hal yang berbau politik. Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk melahirkan perpecahan. Kita harus tetap berpegang teguh pada prinsip Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.

Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Sumenep itu menambahkan, baksos ini merupakan salah satu program kerja FKUB Sumenep, yang biasa dilaksanakan setiap tahun. Namun untuk tahun ini, politisi PDI Perjuangan itu berharap baksos dapat dilaksanakan minimal 2 kali dalam satu tahun.

“Saya berharap nantinya ada support dari instansi-instansi terkait atau dari donatur, sehingga baksos ini bisa digelar setiap 6 bulan sekali,” tandasnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...