Sabtu
18 April 2026 | 4 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPLN Saudi Usung Masalah TKI di Rakernas

pdip-jatim-bendahara-dpln-saudi

pdip-jatim-bendahara-dpln-saudiJAKARTA – Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) PDI Perjuangan Saudi Arabia mengusung persoalan tenaga kerja Indonesia (TKI), khususnya yang bekerja di negara tersebut, saat berlangsungnya rapat kerja nasional (rakernas) di JI Expo Kemayoran, 10-12 Januari 2016 Jakarta.

“Permasalahan TKI di luar negeri masih menjadi fokus utama yang perlu menjadi perhatian. Hal yang menjadi fokus utama kami di antaranya kurang optimalnya kehadiran negara dalam memberikan advokasi, dan juga nasib WNI Overstayer serta TKI Undocumented khususnya yang berada di Saudi Arabia,” kata Bendahara DPLN Saudi Arabia, Abdullah Abdulkarim Babsel, Sabtu (9/1/2016).

Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi pemerintah RI yang setidaknya sudah ada pembenahan secara bertahap. Pun kinerja Kemenlu RI, dinilai lebih baik dari era sebelumnya.

Salah satu faktor kurang optimalnya kehadiran negara, jelas dia, disebabkan belum adanya road map advokasi TKI yang jelas pasca penghentian dan pelarangan penempatan TKI perorangan di negara kawasan Timur Tengah.

“Serta adan catatan yang perlu dievaluasi, mengenai program pemerintah RI tentang percepatan proses pemulangan WNI Overstayer dan TKI Undocumented pada Oktober hingga 20 Desember 2015, khususnya nasib TKI Undocumented yang belum di balag hurub (belum dilaporkan kabur) oleh sponsor atau majikannya,” sambungnya.

Abdullah Babsel melanjutkan, kehadiran Presiden RI Joko Widodo, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam Rakernas I PDI Perjuangan, akan dimanfaatkan untuk dapat berinteraksi dengan harapan mendapat respon positif.

Selain masalah ketenagakerjaan di luar negeri, DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia juga akan mengajukan usulan agar rakernas merekomendasikan kepada Pemerintah RI untuk mengevaluasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2010 tentang Impor Barang Yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas, dan Barang Kiriman.

DPLN Saudi Arabia juga akan menyampaikan perihal persiapan Konferensi Luar Negeri (Konferlu) PDI Perjuangan Saudi Arabia, usulan rancangan program kerja luar negeri bagi DPLN – DPLN, evaluasi Pospertki (Posko Perjuangan TKI) organisasi sayap Partai, dan Hubungan serta kerja tiga pilar strategis Partai.

Selain DPP, DPD, dan DPC yang hadir di rakernas, turut diundang perwakilan PDI Perjuangan yang berada di luar negeri seperti Malaysia, Saudi Arabia, Amerika, Belanda, Korea Selatan, Brunei Darussalam. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...