TRENGGALEK – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini SE, ME, mengajak petani dan seluruh pelaku usaha kopi di Kabupaten Trenggalek mau terus mengupgrade diri serta bisa membaca peluang bisnis lain dari komoditas kopi.
Ajakan ini disampaikan istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat membuka Festival Kopi Trenggalek 2023 di Pasar Pon, Jumat (22/9/2023).
Melihat banyaknya peluang di industri kopi, Novita mendorong para pelaku usaha untuk bertransformasi ke dunia digital. Dengan bersama-sama bergandengan tangan menghadapi tantangan di era digital, mengenalkan serta memasarkan produk kopi lokal Kabupaten Trenggalek.

Apalagi, sebutnya, tak sedikit pula produksi kopi berkualitas yang dihasilkan petani kopi di Kabupaten Trenggalek.
Melalui Festival Kopi, Novita juga berharap pelaku usaha meningkatkan pengetahuan khususnya dalam industri pengolahan kopi lokal Trenggalek. Seperti soal branding hingga pemasaran.
“Karena bicara kopi tidak hanya soal menyeduh dan meminum saja. Namun juga teknik penyajian hingga peralatan yang digunakan,” ujar Novita.

Dia pun mengapresiasi festival tersebut, karena memberi ruang bagi pegiat kopi untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas produknya.
Mulai dari rasa maupun bagaimana punya semangat memperbaiki ekosistem usahanya seperti branding, pengemasan sampai dengan bagaimana mereka menemukan market pasar.
“Hari ini kita lihat semuanya antusias sekali, sama-sama ingin mencari kopi terbaik dari Kabupaten Trenggalek, dengan beberapa variabel yang sudah ditentukan oleh tim juri,” katanya.

“Dari sini kita lihat bahwa kopi itu tidak hanya sekadar minuman saja, tapi jadi perwakilan story teller dari sejarah Kabupaten Trenggalek melalui kopi,” sambung Novita.
Dia menambahkan, kalau bisa soal kopi, bukan masalah biji dan seduhannya saja.
“Mulai cangkirnya sampai life style-nya, semua sekarang menjadi peluang yang sangat besar bagi pegiat-pegiat kopi untuk masuk memanfaatkan peluang-peluang itu,” tuturnya. (man/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











