Selasa
20 Oktober 2026 | 10 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

7.590 Kasus Pernikahan Dini di Jatim, Fraksi PDIP Desak Implementasi Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

pdip-jatim-250825-renny

SURABAYA — Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SimKah) Kementerian Agama per 10 Januari 2026, sepanjang 2025 tercatat 7.590 pernikahan pasangan di bawah usia 19 tahun di provinsi tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 6.453 kasus melibatkan pengantin perempuan di bawah umur, sementara 1.137 kasus melibatkan pengantin laki-laki di bawah umur. Data ini menunjukkan anak perempuan masih menjadi kelompok paling rentan dalam praktik pernikahan dini.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundary Renny Pramana menilai tingginya angka pernikahan usia anak menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah. Menurutnya, praktik tersebut berpotensi menimbulkan berbagai persoalan sosial, kesehatan, hingga pendidikan.

“Pernikahan dini berdampak panjang, terutama bagi anak perempuan. Risiko putus sekolah, kematian ibu melahirkan, hingga kemiskinan struktural sangat besar. Ini harus ditangani secara sistematis,” ujar Renny di Surabaya, Kamis (29/1/2026).

Berdasarkan data wilayah, ungkapnya, Kabupaten Pasuruan mencatat angka tertinggi dengan 986 kasus, disusul Kabupaten Malang 843 kasus dan Kabupaten Banyuwangi 613 kasus. Sementara daerah dengan jumlah kasus terendah tercatat di Kota Madiun (6 kasus), Kota Mojokerto (12 kasus), dan Kabupaten Sampang (27 kasus).

Bunda Renny, sapaan akrabnya, menegaskan tingginya disparitas antarwilayah menunjukkan perlunya pendekatan kebijakan yang lebih spesifik sesuai karakter daerah.

Dia juga mengingatkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Timur yang disahkan pada 2025 harus segera diimplementasikan secara konkret.

“Perda ini jangan hanya jadi dokumen hukum. Harus diterjemahkan ke dalam program nyata, mulai dari pencegahan, pendampingan korban, hingga edukasi masyarakat,” tegas legislator yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Menurutnya, sejumlah langkah yang perlu dilakukan antara lain sosialisasi dan edukasi tentang bahaya pernikahan dini dan pentingnya pendidikan bagi anak, pendampingan keluarga berisiko, penegakan hukum yang lebih ketat, peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil, serta penguatan kolaborasi antar lembaga dan organisasi masyarakat.

“Pernikahan dini adalah masalah kompleks yang memerlukan kerja sama semua pihak. Karena itu, kesadaran dan upaya pencegahan harus terus ditingkatkan,” katanya.

Renny juga mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (P3A) Jawa Timur untuk berperan lebih aktif, terutama dalam sosialisasi dan pendampingan di daerah rawan kasus.

“Dinas P3A harus hadir sampai tingkat desa. Kolaborasi dengan sekolah, tokoh agama, dan keluarga sangat penting agar anak-anak kita terlindungi,” pungkas anggota DPRD Jatim dari Dapil Kediri Raya ini. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...